suplemenGKI.com

Jumat, 6 Maret 2020

05/03/2020

Bacaan : Roma 4 : 1-5, 13 – 17

Tema : Dibenarkan karena Iman

PENGANTAR
Dalam pemikiran orang Yahudi, Abraham dianggap sebagai simbol ketaatan yang sempurna. Mereka mengekspresikan penghargaan yang sangat tinggi kepada Abraham karena menurut mereka Abraham adalah sempurna dalam semua tindakannya bersama Allah dan berkenan kepada Allah. Bahkan mereka yakin bahwa Abraham mendapatkan anugerah Allah dan imannya mendapat peranan penting. Namun yang menjadi masalah adalah bahwa kebenaran diperoleh Abraham secara sinergis artinya anugerah Allah dan usaha manusia. Begitu juga perihal iman, bahwa iman termasuk perbuatan baik dihadapan Allah. Menyikapi persoalan tersebut rasul Paulus menyoroti dengan kritis agar umat Kristen mendapatkan pemahaman yang jelas.

PEMAHAMAN.

 

  1. Bagaimana rasul Paulus menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman ? ( ayat 1-5 )
  2. Teladan apakah yang dapat kita petik dari Abraham ? ( ayat 13-17 )

Bagi rasul Paulus, dasar pembenaran Abraham adalah iman. Dimata Paulus iman Abraham tidak boleh dinilai sebagai sebuah perbuatan kebenaran yang diperhitungkan kepada seseorang berdasarkan imannya bukanlah sebuah upah atau hak tetapi sebagai hadiah ( 4 ). Mengapa demikian ?  Karena yang dilakukan Abraham bukan bekerja melainkan percaya ( 5 ). Kalimat ”Dia yang membenarkan orang durhaka” (5b) hendak menyatakan bahwa Abraham juga orang berdosa. Namun karena kasih karunia ( hadiah ) Allah mengampuni dosa dan memperhitungkan iman Abraham sebagai kebenaran

Di ayat 13-17 berbicara tentang janji Allah kepada Abraham dan keturunannya, baik janji berkat, keselamatan, penyertaan maupun tanah perjanjian. Namun Paulus ingin menegaskan bahwa yang berhak menerima janji keselamatan dari Allah bukan semata keturunan Abraham saja. Tetapi justru kepada mereka yang mau mempercayai janji Allah dalam hidupnya. Lebih lanjut Paulus menjelaskan bahwa Tuhan membenarkan manusia bukan karena kehebatan perbuatannya dan bukan karena hukum Taurat tetapi karena iman percayanya.

Karena ketaatannya, Abraham menjadi teladan bagi kita untuk percaya ( 16-17 ). Dalam iman kita kepada Tuhan Yesus Kristus kita diperhadapkan dengan panggilan Tuhan yaitu melangkah dengan iman. Walaupun ada banyak tantangan dan godaan, tetapi jika kita mengimani janji Tuhan yang akan terus menyertai kita maka kita akan menjalani dengan sukacita. Amin.

REFLEKSI
Marilah kita merenungkan : pikirkanlah siapakah Abraham ? Ia adalah orang yang penuh ketaatan. Sekarang, pikirkanlah diri anda ? Seberapa besar ketaatan anda kepada Tuhan ?  Namun anda juga orang yang dibenarkan oleh Tuhan karena beriman kepada Yesus Kristus. Itulah anugerah Allah.

TEKADKU
Ya Tuhan, biarlah sekarang aku tersungkur di hadapan-Mu. Berterima kasih buat anugerah-Mu

TINDAKANKU
Saya akan mengajak saudara seiman untuk bersyukur kepada Tuhan Yesus atas anugerah-Nya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»