suplemenGKI.com

2 Timotius 1:1-6

JADILAH TELADAN

 

Pengantar
Paulus dan Timotius memiliki hubungan yang sangat baik. Timotius adalah murid Paulus yang sangat dikasihi dan dibanggakan. Mengapa ? Oleh karena sikap hidup Timotius yang senantiasa taat dan setia kepada Allah. Timotius juga memiliki latar belakang yang sangat baik. Ia dididik oleh seorang ibu yang baik dan menjadi teladan. Nenek Timotius yang bernama Lois juga sangat dikenal baik oleh Paulus.

Kehidupan Timotius yang masih muda merupakan kisah yang menarik untuk dilihat dan diteladani. Oleh karena tidak mudah sebagai orang yang masih berusia muda untuk hidup menjadi teladan ditengah-tengah persekutuan Kristen. Namun yang terpenting bukanlah faktor usia, tetapi bagaimana seorang Timotius mampu mengendalikan hidupnya dan tetap beriman penuh kepada Allah

Pemahaman

Ayat 1-2               Apakah tujuan Paulus menuliskan surat kedua kepada Timotius ?
Ayat 3-5               Bagaimanakah penilaian Paulus terhadap Timotius ?
Ayat 6                   Peringatan apakah yang disampaikan Paulus kepada Timotius dalam suratnya ?

Paulus memiliki hubungan yang sangat baik dengan Timotius. Mendengar bahwa Timotius menghadapi tantangan berat dalam pelayanannya maka Paulus terdorong untuk menguatkan, memotivasi dan menyampaikan berbagai nasihat penting kepada Timotius. Secara sederhana Paulus menyampaikan tujuan penulisan surat ini kepada Timotius, yakni memberitakan janji tentang hidup dalam Kristus Yesus (ayat 1-2). Melalui suratnya, Paulus hendak menyampaikan pemahaman tentang hidup dalam Kristus kepada Timotius. Hal ini dilakukan untuk menguatkan dan memotivasi Timotius yang masih muda.

Paulus memandang Timotius sebagai anak rohani, murid dan rekan sepelayanan. Paulus mengenal Timotius dengan sangat baik. Paulus mendengar ketekunan dan keteguhan Timotius dalam pelayanan nya. Paulus juga mengenal keluarga Timotius dengan baik. Timotius sangat istimewa bagi Paulus.  (ayat 3-5).

Paulus menyampaikan nasihat penting bagi Timotius, yakni tetap mengobarkan kasih karunia Allah (ayat 6). Paulus mendorong Timotius untuk terus memberitakan Injil Kristus dan tetap setia dalam pelayanan. Hal ini tentu tidak mudah dilakukan oleh Timotius, mengingat Timotius masih berusia muda dan berada ditengah persekutuan jemaat Kristen. Ada banyak tantangan harus dihadapi. Namun Paulus yakin bahwa Timotius adalah seorang pemuda yang taat dan akan terus bersemangat dalam pelayanannya dan terus menyampaikan berita injil kepada semua orang.

Umat Allah diajak untuk melihat bagaimana sosok Timotius yang masih muda namun berani menyatakan imannya kepada banyak orang. Timotius mengemban tanggungjawab yang tidak mudah. Dia dituntut tetap memberitakan injil Kristus dan tetap melayani.

Refleksi
Iman yang benar adalah iman yang dinyatakan dalam sikap hidup. Sikap hidup yang mau memberi diri untuk melayani dan memberitakan injil merupakan sikap hidup yang Allah kehendaki untuk dibangun dalam kehidupan umat Tuhan ditengah situasi dan keadaan yang tidak menentu.

Tekadku
Ya Allah, ajar kami untuk terbuka hati menyatakan iman kepada banyak orang. Iman yang konkrit dalam perbuatan. Iman yang mau memberitakan kabar baik kepada semua orang. Iman yang mau memberi diri untuk melayani. Jangan biarkan kami hidup dalam individualisme dan melupakan tanggungjawab iman kami.

Tindakanku
Terlibat aktif dalam pelayanan di gereja.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«