suplemenGKI.com

Jumat, 4 Juli 2014

03/07/2014
Roma 7:14-25
Gereja Yang Lebih Peduli Karena Pernah Mengalami PertolonganNya
Pengantar
Apakah setiap orang yang bertobat dan menerima Kristus sebagai juru selamat pribadinya akan serta merta mengalami perubahan sikap perilaku? Ataukah sebaliknya kita sering melihat bahkan hampir dapat dipastikan kita sendiri mengalami seperti yang dialami oleh Rasul Paulus sebagaimana dinyatakannya dalam Roma 7 ayat 14 dan 15: “Sebab kita tahu, bahwa hukum Taurat adalah rohani, tetapi aku bersifat daging, terjual di bawah kuasa dosa. Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat”. Tuhan Yesus juga pernah menyatakan: “Berjaga-jagalah, dan berdoalah supaya kalian jangan mengalami cobaan. Memang rohmu mau melakukan yang benar tetapi kalian tidak sanggup, karena tabiat manusia itu lemah.” (BIS).
Pemahaman
Ayat 18-23:         Apakah Saudara juga pernah mengalami seperti yang dialami
oleh Rasul Paulus sehingga ia mengatakan bahwa sekalipun ia
ingin melakukan hal-hal yang baik, namun seringkali ia tak
sanggup melakukannya? Tuhan ingin aku panjang sabar,
namun nyatanya aku masih sering marah. Tuhan ingin aku
tidak khawatir, bahkan aku sendiri ingin bisa senantiasa
bersukacita dan bersyukur, namun nyatanya aku masih sering
cemas. Adalah kehendak Tuhan agar aku mau mengampuni,
namun aku masih sering membenci sesamaku.
Ayat 24-25:         Apakah yang dimaksudkan oleh Rasul Paulus dengan
mengatakan: “Aku manusia celaka! Siapakah yang akan
melepaskan aku dari tubuh maut ini? Syukur kepada Allah!
oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.”
Gereja yang anggota jemaatnya bertumbuh dalam pemahaman dan pengalaman seperti yang juga dialami oleh Rasul Paulus, rindu untuk mengembangkan gaya hidup berjaga-jaga dan berdoa serta terus bertekun dalam berbagai pengajaran yang bersumber dari Tuhan Yesus Kristus, Sang Kepala Gereja. Gereja seperti ini juga senantiasa dilingkupi dengan rasa syukur karena pertolonganNya yang melepaskan jemaat dari tubuh maut. Gereja yang demikian akan lebih peduli kepada sesama.
Refleksi
Apakah sebagai anggota jemaat aku pernah atau sedang mengalami apa yang pernah dirasakan oleh Rasul Paulus? Di satu sisi aku ingin berbuat baik, namun nyatanya hal yang jahatlah yang aku perbuat.
Tekad
Aku mau hidup berjaga-jaga dan berdoa serta bersyukur kepada Tuhan yang menyediakan bagiku kekuatan untuk memenangkan peperangan yang setiap hari terjadi di dalam alam pikiran dan perasaanku agar aku dapat bersaksi melalui perbuatanku yang baik. Aku juga bertekad untuk lebih peduli terhadap sesamaku yang juga mengalami hal serupa.
Tindakan
Menjadikan berjaga-jaga dan berdoa serta senantiasa bersyukur sebagai gaya hidupku dan gaya hidup jemaat di mana aku menjadi bagiannya agar bisa menjadi kesaksian atas pertolonganNya yang terjadi dalam hidupku dan anggota jemaat yang lain.
=====================================================================================
Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»