suplemenGKI.com

UNLIMITED

Efesus 3:1-6

 

Pengantar
Pernahkan Anda mendengar peribahasa “Duduk sama rendah, berdiri sama tinggi”?  Tahukah Anda akan artinya?  Peribahasa tersebut mengajarkan pada kita bahwa sebagai sesama manusia, meskipun memiliki latar belakang yang berbeda-beda namun tetap memiliki derajat yang sama sebagai ciptaan Tuhan di dunia ini.  Namun ironisnya disadari atau tidak seringkali perilaku kita dalam hidup sehari-hari, bahkan dalam bergereja, masih terus dipengaruhi dengan berbagai perbedaan yang ada baik dalam hal agama, suku, strata sosial dan lain-lain yang dapat berpotensi menimbulkan masalah.  Melalui renungan hari ini mari kita belajar dari Paulus sebagai rasul yang diutus Tuhan kepada kalangan non Yahudi.

Pemahaman
Salah satu bagian penting sebelum kita merenungkan bacaan kita hari ini adalah pada perikop sebelumnya yaitu Efesus 2:18 sebagai suatu penegasan bahwa melalui karya Tuhan Yesus maka tidak ada lagi perbedaan antara non Yahudi dan Yahudi karena semuanya sudah dipersatukan dalam Kristus. 

Ayat 3-4: Apa yang dimaksud Paulus tentang rahasia Kristus telah dinyatakan kepadanya?

Ayat 6: Mengapa orang-orang Non Yahudi dikatakan turut menjadi ahli-ahli waris?

Pada bagian awal bacaan ini, kita dapat belajar dari Paulus yang menyadari sepenuhnya bahwa Tuhanlah yang memilih dan memanggil Paulus.  Paulus dipanggil melalui peristiwa yang dialaminya di Damsyik, yang membawa perubahan besar dalam hidupnya meskipun harus dibayar mahal dengan penderitaan yang dialaminya (ayat 1-3).  Hal menarik lainnya dalam bacan kita adalah tentang Rahasia Kristus yang berarti  kebenaran yang dinyatakan oleh Kristus dimana melalui anugerah dan damai sejahteraNya tembok-tembok pemisah yang ada antara Yahudi dan Non Yahudi telah dirobohkan (Ef. 3:4, 2:14,17-18).  Karena memang karya Kristus itu ditujukan kepada semua orang yang mau percaya kepadaNya.  Di samping itu perlu dipahami juga bahwa bagi kaum Non Yahudi juga dapat memiliki status yang sama sebagai ahli waris Kerajaan Sorga pada saat mereka sungguh-sungguh percaya terhadap Berita Injil yang tidak lain adalah Kristus sendiri.  Berdasarkan bacaan hari ini kita dapat mengambil suatu kesimpulan bahwa Allah memberikan anugerah dan damai sejahtera melalui karya keselamatan bagi semua orang yang mencarinya dengan sungguh-sungguh tanpa dibatasi oleh suku, ras dan berbagai perbedaan yang ada.

Refleksi
Coba renungkan dalam waktu 2-3 menit apakah Anda benar-benar merasakan anugerah dan damai sejahtera dari Allah pada saat Anda berelasi dengan sesama di tengah-tengah komunitas Anda saat ini?

Tekadku
Tuhan Yesus ajarlah aku memahami panggilanMu dalam hidupku dan mampu merasakan anugerah dan damai sejahtera dariMu agar aku dapat merefleksikan dalam kehidupanku sehari-hari dengan wujud nyata untuk  lebih menghargai sesamaku meskipun ada perbedaan dengan aku.  Amin!

Tindakanku
Silakan Anda mengingat-ingat teman atau saudara yang selama ini mungkin sering Anda anggap remeh dan cenderung diabaikan, karena berbeda suku atau ras atau perbedaan lainnya.  Bahkan usahakan Anda menemuinya atau minimal menelponnya untuk menanyakan kabarnya atau pokok doa yang ingin didoakan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«