suplemenGKI.com

Jumat, 31 Juli 2020

30/07/2020

KURENUNGKAN FIRMAN-MU SIANG DAN MALAM

Mazmur 1:1-6

 

Pengantar
Judul perenungan hari ini merupakan penggalan kalimat yang dikutip dari dari sebuah lagu, yaitu “Aku Mengasihi Engkau Yesus”. Lagu ini merefleksikan tindakan yang dilakukan oleh seseorang yang percaya penuh pada Yesus dengan segenap hati dan jiwanya, sehingga ia memiliki kerinduan untuk merenungkan Firman Tuhan siang dan malam. Hari ini kita akan bersama belajar tentang hasil dari pemazmur yang mampu merenungkan Firman-Nya dan menampilkan contoh-contoh dalam kehidupan sehari-hari. 

Pemahaman
Ayat 1-2       : Nilai apa yang sedang dibicarakan oleh pemazmur?
Ayat 3-6       : Gambaran apa yang diberikan oleh pemazmur agar tidak hidup seperti orang fasik?

Pemazmur sedang menampilkan 2 (dua) pilihan hidup, yaitu hidup seperti orang benar, atau hidup seperti orang fasik. Orang benar adalah orang yang hidup menurut jalan dan pimpinan Tuhan, sedangkan orang fasik adalah orang yang hidup menurut jalan dan keinginan diri sendiri tanpa melibatkan Tuhan. Pada bagian ini, pemazmur menampilkan hasil dari mereka yang hidup sebagai orang benar dan mereka yang hidup sebagai orang fasik. Pemazmur juga secara jelas mengajak kita untuk hidup seperti orang benar dan bukan menjadi orang fasik.

Ayat pertama dalam Mazmur ini mengantarkan kita untuk dapat melihat bahwa ada seruan berbahagia jika kita mampu hidup jauh dari perbuatan-perbuatan fasik. Orang fasik tidak peduli dengan perintah Tuhan, sering berlaku buruk, jahat, dan melakukan berbagai perbuatan dosa, juga yang melanggar perintah-perintah Tuhan. Orang fasik juga tidak menuruti jalan yang sudah diberikan Tuhan, sehingga mereka sering tidak memedulikan karya Tuhan, mengatur jalan hidupnya sendiri, bahkan sering salah langkah dalam kehidupan ini. Orang fasik juga tidak begitu yakin dengan perintah Allah, tidak mau mendengar Firman-Nya, sehingga seringkali mereka meremehkan Allah dan juga meremehkan hikmat serta kebijaksanaan.

Ajakan untuk menjadi orang benar dimulai dengan sebuah hasil, yaitu “berbahagia”. Pemazmur menyampaikan kepada kita bahwa orang bisa berbahagia dalam hidupnya karena ada kesukaan akan Taurat Tuhan dan merenungkannya siang dan malam. Dua kata, yaitu “kesukaan” dan “merenungkan” menjadi kunci agar kita bisa mendapatkan hidup yang berbahagia sebagai orang benar. Maka, kedua hal tersebut harus sungguh-sungguh hidup di dalam keseharian manusia. Kedua hal tersebut juga menjadi respons pemazmur atas kebaikan dan penyertaan Tuhan di seluruh rangkaian kehidupan.

Pemazmur juga mempekuat setiap pembacanya yang terus rindu untuk menjalani hidup sebagai orang benar dan berbahagia, yaitu dengan menyampaikan proses dan hasilnya. Ayat 3-6 memberikan kepada kita gambaran tentang hidup orang benar yang seumpama pohon yang ditanam di tepi aliran air. Air itu akan memberi kehidupan kepada pohon, sehingga pohon mampu berakar semakin kuat, bertumbuh, dan berbuah. Di sisi lain, orang fasik akan mengalami kekeringan dan mudah hancur, mengalami kehampaan hidup, serta menuju kebinasaan.

Refleksi
Pemazmur mengajak kita untuk dapat melihat bahwa ada dua jenis kehidupan beriman, yaitu kehidupan sebagai orang benar atau kehidupan sebagai orang fasik. Terkadang, karena kita sudah terlalu terbiasa menjalani kehidupan kita sehari-hari, merasa mampu dan pergumulan yang kita hadapi tidak seberapa berat, kita sering mengandalkan kekuatan kita sendiri. Padahal, kita harus terus menjadi orang benar dalam beriman, semakin kuat, semakin bertumbuh, dan berbuah. Jika kita rindu akan kebahagiaan dari Tuhan hadir bagi kita juga keluarga, marilah kita membiasakan diri serta semakin menyukai Firman Tuhan dan merenungkannya di sepanjang kehidupan kita. 

Tekadku
Tuhan, buatlah aku semakin suka akan Firman Tuhan dan memiliki kerinduan yang besar untuk selalu merenungkannya di sepanjang kehidupan.

Tindakanku
Aku mau mengajak seluruh anggota keluarga untuk mengambil waktu bersama untuk merenungkan Firman Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«