suplemenGKI.com

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN

Yakobus 1:19-27

 

Pengantar
“Jika padaku ditanyakan apa akan kusampaikan dalam dunia yang penuh dengan cobaan. Aku bersaksi dengan kata, tapi juga dengan karya menyampaikan kasih Allah yang sejati.” Syair lagu yang ada dalam Kidung Jemaat 432 ini mengingatkan kita tentang hal yang sesungguhnya harus dilakukan oleh orang yang percaya kepada Tuhan Yesus yaitu menjadi pendengar dan pelaku firman Tuhan. Tentang hal ini Yakobus akan memberikan penjelasan kepada kita. 

Pemahaman

  • Ayat 19-21            : Apakah yang harus dilakukan untuk bisa menerima dan melakukan firman Tuhan?
  • Ayat 22-25            : Apakah arti “mengamat-amati muka yang sebenarnya di cermin” dalam hal mendengarkan firman Tuhan?
  • Ayat 26-27            : Apakah hubungan antara melakukan firman dan beribadah?

Dalam ayat 21 menjelaskan bahwa supaya kita bisa menerima dan melakukan firman Tuhan caranya adalah membuang segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu, seperti: amarah (ay. 19-20) dan bersedia dengan lemah lembut untuk menerima firman Tuhan yang tertanam di dalam hati, yang berkuasa untuk menyelamatkan jiwa.

Bagi orang yang hanya mendengarkan firman dan tidak melakukan firman itu bagaikan seorang yang sedang mengamat-amati muka yang sebenarnya di cermin yang artinya baru saja ia memandang dirinya, ia sudah pergi atau segera lupa bagaimana rumanya (ay. 23-24). Tetapi barang siapa yang meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum, yang memerdekakan orang, dan ia juga bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya (ay. 25).

Rasul Yakobus memberi tahu kita bagaimana kita dapat membedakan antara ibadah yang sia-sia dan apa yang murni dan berkenan kepada Allah. Kita bisa melakukan ibadah yang murni di hadapan Allah jika kita sungguh-sungguh mendengarkan dan melakukan firman Tuhan itu dalam segala aspek kehidupan kita, perkataan, pikiran dan perbuatan kita, sehingga nama Tuhan dipermuliakan.

Refleksi
Renungkanlah: Bagaimana kehidupan kekristenan saudara saat ini, berapa kali saudara bercermin kepada kebenaran firman-Nya namun kemudian melupakannya. Sampai dimanakah fungsi kebenaran, firman yang saudara baca, renungkan, dan gali setiap hari?

Tekadku
Tuhan tolonglah saya supaya bisa menjadi saksi-Mu di dunia ini dengan cara mendengarkan dan melakukan firman itu dengan sungguh-sungguh dalam segala aspek kehidupan saya.

Tindakanku
Saya akan mencatat firman Tuhan yang saya baca hari ini dan berusaha melakukan firman itu. Jika saya sudah berhasil melakukan firman itu saya juga akan mencatatnya supaya saya bisa bersyukur untuk pertolongan Tuhan yang memampukan saya untuk melakukan firman itu.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«