suplemenGKI.com

Jumat, 30 Maret 2018

29/03/2018

MERENGKUH KEMATIAN DEMI KESELAMATAN

Yohanes 19:28-37

 

Pengantar
                Setelah orang-orang Yahudi menolak pembebasan Yesus yang ditawarkan oleh Pilatus, maka Yesus diserahkan kepada mereka untuk disalibkan. Sambil memikul salib-Nya, Ia pergi ke luar menuju ke bukit Golgota. Siksaan demi siksaan diterima-Nya sampai akhirnya Yesus disalibkan bersama dengan 2 penjahat lainnya. Dan sesudah segala sesuatunya terjadi Ia berkata:”Sudah selesai”.

Pemahaman

Ay 28-30, Apa yang dikatakan Yesus di atas kayu salib?

Ay 31-34, Apa yang diminta oleh orang-orang Yahudi kepada Pilatus terhadap mayat-mayat tersebut?

Ay 35-37,  Apa yang disaksikan oleh Yohanes tentang Yesus?

Perjalanan yang sangat meletihkan Yesus harus di tempuh dari pukul 12.00 sampai jam 15.00 petang ( Mat 27: 45) menuju bukit Golgota dengan disiksa dan memikul salib yang berat. Prajurit-prajurit menyalibkan Yesus sambil mengolok-olok Dia. Kehausan yang luar biasa dirasakan oleh Yesus dan Ia berkata ”Aku haus!” Maka prajurit mencucukkan bunga karang dalam anggur asam pada sebatang hisop dan mengunjukkan ke mulut Yesus.

Sesudah itu Yesus berkata: “Sudah selesai”. Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya. Sudah selesai mengingatkan pada kita semua bahwa karya penebusan Kristus sudah dijalani semuanya dan telah sempurna. Sudah selesai mengingatkan kita apa yang dijalani Yesus sudah sesuai dengan kehendak Tuhan. Sudah selesai juga mengingatkan manusia semua bahwa segala kutuk dosa sudah ditanggung oleh Yesus yang mati dengan jalan menjadi terkutuk bagi dosa-dosa manusia.

Yesus mau menjalani penderitaan ini demi umat manusia dan bahkan Yesus mau menyerahkan diri-Nya demi keselamatan umat manusia. Kematian Yesus bukan menunjukkan kekalahan-Nya, namun kematian Yesus berdampak kehidupan (keselamatan) bagi orang yang percaya. Kematian Yesus menghancurkan kuasa dosa, sehingga mereka yang percaya tidak dikuasai oleh dosa lagi. Kematian Yesus membawa orang yang percaya pada kemenangan atas kuasa dosa.

Rancangan Allah bagi saudara sungguh sangat indah dan mulia. Apa yang akan saudara rancangkan untuk memuliakan Tuhan?

Refleksi
Renungkan beberapa menit: Mengapa Yesus mau mati untuk anda sekalian? Apakah kita lebih baik dari orang lain? Apa yang sudah saudara lakukan untuk membalas cinta kasih Tuhan Yesus kepada saudara?

Tekadku
Ya Tuhan, seringkali kami hanya senang mendengar berita bahwa Engkau mengasihi kami dengan mengorbankan Putra-Mu yang tunggal. Namun seringkali hidup kami tidak sesuai dengan kehendak-Mu, kami hidup hanya untuk memuaskan hawa nafsu kami saja, ampunilah kami ya Tuhan. Dan ajarkanlah kami membalas cinta kasih-Mu yang sudah Engkau berikan kepada kami.

Tindakanku
Hari ini saya akan menceritakan Yesus yang telah mati bagi saya kepada orang yang terdekat atau orang yang saya jumpai di dalam kehidupan saya

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«