suplemenGKI.com

Jumat, 30 Juli 2021

29/07/2021

Efesus 4:1-7

 

“Tips Kasih dan Pembangunan Tubuh Kristus 1”

 

Pengantar:
            Kesatuan adalah dambaan setiap pribadi maupun setiap komunitas. Sesuai dengan artinya kesatuan adalah menyatu, utuh dan tidak terpecahkan. Oleh karena itu dengan adanya kesatuan akan menjadi mudah menghasilkan suatu karya yang baik, yang besar dan yang bermakna. Bahkan dengan adanya kesatuan kita akan mampu menghadapi masalah, persoalan atau tantangan. Kesatuan sangat penting baik di linkungan keluarga maupun gereja. Tetapi untuk menciptakan kesatuan memang tidak mudah karena setiap orang mempunyai karakter dan kehendak masing-masing, oleh sebab itu mari kita belajar dari bacaan hari ini.

Pemahaman:

  1. Apa latar belakang Rasul Paulus menasihati jemaat Efesus agar bersatu (v.1)
  2. Apa saja tips yang disampaikan dalam nasihat Paulus agar bisa bersatu? (v. 2-7)

Jemaat Efesus boleh dikatakan adalah jemaat yang terbuka sehingga kehadiran orang-orang Kristen baru cukup banyak dengan latar belakang yang berbeda-beda, pola pikir yang berbeda-beda dan tentu banyak perbedaan-perbedaan lainnya. Kondisi demikian tentu rawan terjadi salah paham, yang jika tidak dikelola dengan baik akan mudah menimbulkan konflik yang tidak perlu. Itu sebabnya Paulus merasa perlu untuk menasihati jemaat Efesus untuk bersatu dalam kesatuan agar jemaat yang mulai bertumbuh dengan hadirnya orang-orang Kristen baru ini menjadi utuh sehingga dapat bertumbuh dengan baik bahkan dapat menghasilkan karya-karya kesaksian yang memuliakan Tuhan. Hal itu dilakukan Paulus mengingat bagaimana ia berjuang dalam pemberitaan Injil termasuk kepada jemaat Efesus sekalipun ia harus menderita sampai dipenjara karena pemberitaannya. Agar dapat tercipta kesatuan sekalipun di tengah keberbedaan Paulus menasihati supaya: Pertama, Jemaat Efesus harus selalu mengedepankan sikap rendah hati, lemah lembut dan sabar yang didasari kasih dan saling membantu. Ke dua, Berusaha memelihara kesatuan Roh dalam ikatan damai sejahtera sesuai dengan panggilan iman kepada Allah. Ke tiga, masing-masing mengembangkan potensi, energi dan karunia untuk suatu karya baik yang memuliakan Tuhan sesuai dengan karunia yang telah dianugerahi menurut ukuran pemberian Kristus. Jika hal-hal itu diamalkan dengan baik dan benar maka niscaya akan tercipta kesatuan yang indah dan menghasilkan karya besar bagi kemuliaan nama Tuhan di jemaat Efesus.

Refleksi:
Saudara, mari renungkan. Apakah kita rindu dalam keluarga kita dan gereja kita tercipta kesatuan? Mulailah belajar saling rendah hati, saling menerima dan saling mendukung satu sama lain niscaya akan tercipta kesatuan yang indah dan memuliakan Tuhan.

Tekadku:
Tuhan Yesus, ajarlah kami untuk saling rendah hati dan saling menerima satu sama lain agar tercipta suatu kesatuan yang indah di keluarga kami maupun di gereja kami.

Tindakanku:
Saya mau belajar rendah hati dan menerima sesama sekalipun banyak perbedaan, karena dengan belajar saling menerima dan rendah hati maka saya sedang menciptakan kesatuan yang indah di manapun saya berada.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«