suplemenGKI.com

Kasih kepada Allah Vs Kasih kepada Dunia

1 Yoh 5:1-12

 

Pengantar

Dalam menjalani kehidupan di dunia ini sering kali kita diperhadapkan kepada beberapa pilihan, bahkan pilihan satu dengan yang lain bisa bertolak belakang. Misalnya kita mau menyimpan atau membuang barang, mengasihi atau membenci orang, balas dendam atau menerima apa adanya. Bagaimana kalau hal tersebut di kaitkan kepada Allah dan Dunia?

Pemahaman

Ay 1-3, Apa yang menjadi ciri-ciri dari orang yang percaya?

Ay 4-5, Apa yang dalam mengalahkan dunia?

Ay 6-10, Bagaimana kita dapat menerima kesaksian dari Anak Allah?

Ay 11-12, Apa yang Allah saksikan tentang AnakNya kepada Dunia?

Bacaan kita hari ini mengingatkan kita bahwa sebagai orang yang percaya memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Pertama, mengasihi Allah. Sebagai orang yang percaya, kita yakin bahwa Allah yang memungkinkan kita dapat percaya kepadaNya. Bahwa Allah lah yang terlebih dahulu mengasihi kita, maka seharusnyalah orang yang percaya mengasihi Allah yang telah mengasihi dia. Allah juga mendorong kita untuk saling mengasihi, karena kita sama-sama dikasihi oleh Allah. Kedua, menuruti perintah-perintah Allah. Kalau kita menyakini Allah sebagai penguasa hidup kita, maka kita yakin pula bahwa perintah-perintahNya baik buat kita semua. Ketiga, mengalahkan dunia. Sebagai orang yang percaya, kita memiliki iman yang menyanggupkan kita bertahan terhadap godaan dunia bahkan dapat mengalahkan segala bujuk rayu dari dunia. Kemenangan itu hanya didapat mana kala kita memiliki iman di dalam Yesus Kristus yang juga telah mengalahkan dunia ini.

Allah telah memberikan kesaksian tentang Anak-Nya kepada dunia, bahkan Allah sendirilah yang mengutus Anak-Nya kedalam dunia ini, supaya mereka yang percaya kepada Anak Allah memiliki hidup yang kekal. Dengan demikian hidup yang kekal itu dikaruniakan kepada kita yang mau percaya kepada-Nya dan yang memiliki Anak-Nya.

Allah telah memberikan kesaksian AnakNya kepada dunia, namun Allah tidak pernah memaksakan dunia (orang yang di dalamnya) untuk menerima AnakNya. Namun Allah memberikan pedoman yang jelas bahwa barang siapa yang memiliki Anak (Yesus Kristus), ia memiliki hidup yang kekal, barang siapa yang tidak memiliki Anak (Yesus Kristus), ia tidak memiliki hidup yang kekal.

Allah ingin orang-orang yang percaya kepada-Nya, hidupnya semakin hari semakin mengasihi-Nya dan hidup di dalam mentaati perintah-perintah-Nya. Allah ingin umat-Nya sungguh-sungguh menyadari bahwa segala kemewahan dan keinginan dunia dapat menjatuhkan iman mereka. Oleh sebab itu umat-Nya dianjurkan untuk memelihara imannya dengan baik dan benar supaya dapat menghadapi tantangan dunia ini.

 

Refleksi

Ambil waktu untuk merenungkan: Apakah saya benar-benar mengasihi Allah dan mentaati perintah-Nya?

Tekadku

Ya Tuhan, seringkali kami tergoda oleh bujuk rayu dari dunia, bahkan kami menikmatinya, sehingga membuat kami terlena dengan dunia ini. Ampuni kami dan perbaharui hidup kami.

 

Tindakanku

Hari ini saya akan melakukan introspeksi diri, apakah yang saya kerjakan semuanya ini sebagai bentuk kasih saya kepada Tuhan atau bukan?

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«