suplemenGKI.com

Jumat, 3 Mei 2019

02/05/2019

DIA LAYAK DISEMBAH

Wahyu 5:1-14

 

PENGANTAR
Menurut KBBI kata ‘sembah’ memiliki makna menghormati seseorang yang dimuliakan.  Dengan sikap menyembah berarti seseorang mengakui kuasa dan kedaulatan ada pada pribadi yang disembah.  Sang penyembah menempatkan diri takluk di bawah perintah pribadi yang disembah.  Sebagai orang percaya, apakah kita sudah menempatkan Yesus sebagai pribadi yang layak disembah?  Apa alasan kita menempatkan Dia sebagai pribadi yang layak disembah?  Apakah hanya karena berkat-berkat-Nya?  Bagian yang kita baca ini, memberikan jawaban yang kuat siapa sesungguhnya Yesus sehingga Dia sungguh layak mendapatkan sembah dari setiap orang yang percaya kepada-Nya.  Mari kita belajar!

PEMAHAMAN

  • Pribadi siapakah yang Yohanes lihat? (ayat 5-6)
  • Dalam penglihatan: siapakah satu-satunya yang dapat membuka gulungan kitab di sorga (ayat 3, 5)
  • Mengapa Yesus Sang Anak Domba itu layak disembah? (ayat 9, 12, 13)
  • Apakah saudara sudah sungguh-sungguh menyembah Dia dalam situasi apapun?

Yohanes sebagai penulis kitab Wahyu mendapat penglihatan eskatologis (akhir jaman).  Dalam bagian ini Yohanes menyaksikan: Pertama, sebuah gulungan kitab yang bertuliskan di dua sisinya hanya dapat dibuka Yesus Sang Anak Domba.  Melalui kematian dan kebangkitan-Nya menunjukkan bahwa Dialah Anak Domba yang bertakhta di surga (ayat 5-7).    Dia juga disebut sebagai Singa Yehuda yang sudah menunjukkan kemenangan-Nya atas kuasa maut.  Yohanes menyaksikan bahwa hanya Dialah yang layak menerima gulungan kitab dan menjalankan penghakiman atas seisi dunia sebab Ia telah menggenapi rencana Allah Bapa melalui ketaatan-Nya dengan konsekuensi penderitaan di atas kayu salib demi menebus dosa manusia.

Kedua, setelah Kristus menerima kitab dari tangan Bapa maka Dia segera mendapat puji-pujian dan penyembahan dari para malaikat dan bahkan segala makhluk berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa jumlahnya (ayat 11).  Nyanyian puji-pujian itu terus digaungkan  para malaikat dan segenap makhluk sebagai pelayan-pelayan di takhta Allah Bapa.  Segenap malaikat bersukacita dalam penebusan dan penyelamatan manusia berdosa.  Dengan suara nyaring mereka berseru “Dia layak menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian” (ayat 12-14).    Nyanyian puji-pujian ini pantas digaungkan oleh seluruh ciptaan sebagai bukti surga dan bumi mengakui dan menghormati kebesaran Sang Penebus.

Kedua hal yang disaksikan Yohanes menjelaskan siapa Yesus bagi manusia berdosa.  Oleh sebab itu, sudah selayaknya kita memuji menyembah Dia.  Kita telah dibeli-Nya dengan harga darah-Nya sendiri bahkan telah dijadikan pewaris kerajaan-Nya.  Sudahkah menyembah Dia dengan segenap hati dan hidup kita?

REFLEKSI
Mari hening sejenak merenungkan: Dialah satu-satunya yang layak membuka gulungan kitab di surga dan menerima puji-pujian dari para malaikat.  Itulah yang menjadi dasar dan alasan kita menyembah Dia.

TEKADKU
Tuhan tolonglah aku untuk menyembah-Mu dengan segenap hati bukan karena berkat-berkat-Mu tetapi karena Engkaulah satu-satunya penebusku yang layak disembah. 

TINDAKANKU
Dalam keseharian aku mau membuktikan hanya menyembah-Mu, melalui …………  (saat ibadah memuji-Mu dengan sungguh, membuang ‘barang-barang berhala’ yg seolah menandingi kuasa-Mu, menerima apapun jawaban doa yang Engkau berikan, dll)

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»