suplemenGKI.com

Jumat, 3 Maret 2017

02/03/2017

Kesendirian

I Raja-raja 19:9-18

 

Pengantar
Dalam jaman sekarang ini, rasanya aneh kalau orang berbicara bahwa mereka tidak punya teman untuk berelasi dengan baik. Bukankah kemajuan jaman ini membuat orang punya banyak teman atau sahabat bahkan dari luar negri. Disatu pihak kemajuan jaman ini, dengan penggunaan gadget,  memang dapat membawa orang bisa punya banyak relasi  namun di lain pihak orang banyak kehilangan relasi, dalam pemahaman hubungan sosial dengan orang-orang yang terdekatnya. Hubungan sosial masyarakat inilah yang tidak mungkin tergantikan dengan hubungan media sosial. Ketika seseorang kehilangan hubungan sosialnya maka ia dapat mengalami kesendirian.

Pemahaman
Ay 9 Apa yang dilakukan oleh nabi Elia?
Ay 10, Apa jawaban Elia terhadap pertanyaan Tuhan?
Ay 11-12, Apa yang Tuhan lakukan terhadap Elia?
Ay 13-14, Apa yang Tuhan tanyakan kepada Elia, dan apa jawaban Elia?
Ay 15-18, Apa yang Tuhan nyatakan kepada Elia?

Pada bagian 1 Raja-raja 19:1-8, diceritakan bahwa raja Ahab memberitahukan kepada Izebel, apa yang telah dilakukan oleh nabi Elia, dimana Elia membunuh semua nabi-nabinya dengan pedang. Maka Izebel marah dan mengancam Elia  akan membunuhnya. Elia ketakutan dan melarikan diri ke padang gurun sampai di gunung Horeb.

Di sebuah gua, Tuhan mendatanginya dan bertanya, Apakah kerjamu disini. Elia dengan gagah perkasa menjawab bahwa ia telah bekerja segiat-giatnya untuk Tuhan, sedangakan orang Israel yang lain telah pergi meninggalkan perjanjianMu, meruntuhkan mezbah-mezbahMu dan membunuh nabi-nabiMu dan hanya Elia saja yang masih hidup, dan mereka sekarang ingin mencabut nyawanya.

Tuhan menunjukkan sesuatu kepada Elia mulai dari angin besar yang kuat, gempa , api, dan bunyi angin sepoi-sepoi basa. Setelah angin sepoi-sepoi basa Tuhan memanggil Elia dan bertanya sekali lagi kepadanya. Rupanya Elia menjawab yang sama pula. Elia merasa bahwa dia seorang diri saja yang giat melayani Tuhan, sedangkan orang Israel yang lain tidak ada yang melayani Tuhan.

Lalu Tuhan memberikan perintah kepada Elia, pertama kembali ke jalannya melewati Damsyik. Kedua mengurapi Hazael menjadi raja atas Aram,dan  mengurapi Yehu menjadi raja atas Israel serta mengurapi Elisa bin Safat sebagai ganti dirinya. Dan Tuhan juga memberitahukan bahwa di Israel juga masih ada 7 ribu orang yang tidak menyembah berhala. Tuhan mengingatkan beberapa hal kepada Elia, pertama bahwa Elia masih dibutuhkan/dipakai oleh Tuhan. Kedua Elia hidup tidak sendirian sebagai orang yang giat untuk Tuhan. Ketiga, Tuhan mampu mencarikan pengganti dari Elia. Rasa kesendirian Elia menenggelamkan dirinya pada ketakutan akan kematian,dan pada kebanggaan diri sendiri.

Refleksi
Ambil waktu sejenak dan renungkan: kapan anda merasa hidup seorang diri saja? Mengapa hal itu terjadi?

Tekad
Ya, Tuhan seringkali keegoan kami justru mengantarkan pada hidup yang merasa kesendirian, kami merasa segala sesuatu terpusat pada kami sendiri. Ampuni kami Tuhan Yesus.

Tindakanku
Hari ini saya mau berbagi dengan orang lain, yang saya jumpai.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*