suplemenGKI.com

KEPASTIAN KESELAMATAN

Filipi 1:3-11

 

PENGANTAR
“Air selalu menemukan jalannya sendiri”, demikian pesan pepatah populer yang hendak menyampaikan makna bahwa selalu ada jalan keluar atas persoalan yang kita hadapi.  Kebenaran ini mungkin dapat menggambarkan pesan Paulus kepada jemaat Filipi, khususnya tentang pelayanan dan karya keselamatan.  Apa dan bagaimana kita menghayatinya?  Mari kita merenungkan!

PEMAHAMAN

  • Bagaimana Paulus menyikapi keadaan diri dan pelayanannya? (ayat 3-5)
  • Bagaimana keyakinan Paulus tentang karya Allah bagi orang percaya?  (ayat 6-8)
  • Bagaimana keyakinan saudara tentang keselamatan yang Allah anugerahkan?

Tanpa bermaksud memandang rendah dan berbeda, harus kita akui bahwa mengucap syukur bukanlah sesuatu yang mudah, apalagi jika seseorang sedang berada dalam keadaan yang susah.  Tampaknya menemukan alasan-alasan untuk mengeluh lebih mudah dari pada alasan-alasan untuk mengucap syukur.  Tidak demikian dengan Paulus yang menuliskan suratnya di dalam penjara karena pemberitaan Injil (ayat 12-13).  Paulus tidak mengizinkan penjara membelenggu ucapan syukurnya. Paulus bahkan meneguhkan penerima suratnya untuk tetap semangat dan bersukacita dalam berpengharapan.

Ada dua alasan menarik yang mendasari ucapan syukur Paulus.  Pertama, keyakinan Paulus bahwa Allah adalah pribadi yang memulai dan akan meneruskan karya keselamatan dalam kehidupan umat, “Ia, yang memulai pekerjaan baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya” (ayat 6).  Artinya, Paulus menegaskan bahwa keselamatan adalah karya Allah di dalam diri orang percaya terjadi semata-mata berdasarkan anugerah kasih-Nya.  Karya penebusan dosa inilah yang menjadikan adanya kepastian keselamatan di dalam Yesus Kristus.  Ibarat meterai pada kertas demikianlah status keselamatan orang-orang percaya.  Kedua, keyakinan Paulus bahwa Allah terus mendorong adanya perubahan perilaku dalam diri orang percaya sebagai bukti kepastian keselamatan itu sendiri.  Meski terpenjara, Paulus meyakini Allah terus mengerjakan karya keselamatan-Nya yang mengubahkan kehidupan setiap orang percaya menjadi lebih baik, “sehingga dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat cela menjelang hari Kristus, penuh dengan buah kebenaran” (ayat 10).  Dengan kata lain, pembenaran dalam diri orang percaya menjadikannya manusia baru yang terus diperbarui dari hari ke hari karena dorongan kuasa Roh Kudus; sekaligus menjadi bukti kepastian keselamatan di dalam Dia.

Persoalan kehidupan silih berganti hadir dan mewarnai kehidupan, termasuk orang percaya sekalipun sudah menerima anugerah keselamatan di dalam Yesus Kristus.  Keadaan sulit seharusnya tidak menjadi alasan marah, kecewa dan kemudian meninggalkan iman percaya.  Keselamatan di dalam Yesus justru memampukan orang percaya untuk menemukan jalan keluar terbaik sebagai bukti iman dan pengharapannya.  Keselamatan menjadi alasan utama orang percaya senantiasa bersyukur atas perjalanan kehidupannya yang sementara di dunia ini.  Kepastian keselamatan menjadi alasan utama mengapa kita bersyukur atas kehidupan. 

REFLEKSI
Mari merenungkan: sesungguhnya hadirnya persoalan tidak menjadi pembeda kehidupan orang percaya dan yang tidak; tapi bagaimana mensyukuri kehidupan sembari terus melakukan perubahan menjadi penanda utama adanya kepastian keselamatan di dalam Yesus Kristus. 

TEKADKU
Ya Tuhan terimakasih untuk kebenaran firman-Mu hari ini yang mengingatkan kepastian keselamatan yang telah Engkau anugerahkan bagi kami manusia berdosa.  Ajarlah aku untuk menghargai anugerah-Mu itu.

TINDAKANKU
Sudah seharusnya aku tidak mudah mundur dari kehidupan beriman dan pelayanan dengan alasan apapun; sebab karya keselamatan Kristus telah mengerjakan banyak kebaikan dalam hidupku.

 

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«