suplemenGKI.com

Roma 13:11-14

 

“Bersekutu dengan Kristus: kesiapan menyambut kedatangan Tuhan”

 

Pengantar:
Apa yang harus kita lakukan ketika tenggak waktu untuk melunasi tanggungan hampir jatuh tempo? Tentu kita akan berusaha melakukan apapun supaya tanggungan yang hampir jatuh tempo itu dapat terlunasi. Mungkin kita akan berkerja lebih keras atau kita menunda kepentingan-kepentingan yang belum terlalu mendesak agar alokasi keuangan difokuskan pada tanggungan tersebut. Bagaimana sikap yang benar menyambut kedatangan Tuhan ke dua kali?

Pemahaman:

  1. Apakah yang hendak ditekankan oleh Paulus melalui perintah dan pernyataan di ayat 11-13?
  2. Apakah hal terpenting agar siap menyambut kedatangan Kristus? (v. 14)

Jerjudul perikop “Kasih adalah kegenapan hukum taurat” menegaskan bahwa hidup saling mengasihi adalah ibarat hutang yang harus dibayar (Band 1Kor 9:16) Oleh sebab itu, selagi masih ada kesempatan hiduplah saling mengasihi. Hal tersebut sangat penting karena mengingat waktu kedatangan Tuhan Yesus ke dua kali sudah semakin singkat (perhatikan ayat 11) Ada dua sikap yang penting dalam menyambut kedatangan Kristus ke dua kali: Pertama, Bangun dari tidur dengan menanggalkan perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang. Mengingat  ancaman terbesar bagi orang percaya adalah iman yang bisa kendor dan lemah karena pergumulan-pergumulan hidup atau terlena karena kenikmatan-kenikmatan dunia seperti yang disebutkan dalam ayat 13 “pesta pora, kemabukan, percabulan, hawa nafsu, perselisihan dan iri hati” (perbuatan kegelapan) Keadaan seperti inilah yang dikatakan Paulus “tidur” Paulus mengingatkan supaya “bangun, sadar, waspada” sebagai wujud kesiapan menyambut kedatangan Kristus ke dua kalinya. Ke dua, Hidup senantiasa bersekutu dengan Kristus. Ungkapan “mengenakan Kristus” merupakan bahasa kiasan tentang hidup bersekutu dengan Kristus. Melalui persekutuan dengan Kristus kita akan dimampukan untuk memutuskan hubungan dengan segala bentuk perbuatan yang sifatnya memuaskan keinginan daging, sebaliknya kita akan lebih sungguh-sungguh membina hidup persekutuan dengan Kristus supaya kita memiliki hidup berkemenangan dan siap menyambut kedatangan Tuhan Yesus ke dua kalinya.

Refleksi:
Mari merenung sejenak. Sudahkah kita mempersiapkan diri dengan benar untuk menyambut kedatangan Kristus ke dua kali dengan hidup bagun dari tidur & bersekutu dengan Kristus?

Tekad:
Tuhan tolonglah agar saya tidak terlena oleh hal-hal duniawi dan tetap hidup bersekutu dengan Engkau sebagai kesiapan menyambut kedatangan-Mu yang ke dua kalinya.

Tindakkan:
Saya berkomitmen untuk lebih serius membangun persekutuan dengan Yesus, karena dengan melalui persekutuan dnegan Yesus yang benar saya akan mampu mempersiapkan diri menyambut kedatangan Kristus yang ke dua kalinya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«