suplemenGKI.com

Roma 13 : 11-14

WAKTU YANG TIDAK BERPIHAK

Pengantar
Ada suatu pertanyaan penting dari seorang penulis bijak di masa lalu, yang berbunyi demikian,” Kapankah waktu yang terbaik untuk mengasihi seseorang?”  Bagaimana Anda menjawab petanyaan ini? Apakah kemarin? Ataukah hari ini, setidaknya kita sudah menyapa seseorang dengan senyuman. Ataukah Anda baru berencana besok membawakan bunga atau mengajak ke suatu tempat yang disukainya? Atau sekarang Anda langsung mengambil hand phone, kemudian langsung menyatakan betapa rindunya Anda dengannya!

Pemahaman
Ayat 11:          
a)      Apakah yang mendesak bagi orang percaya untuk dilakukan, menurut Paulus?
b)      Mengapa hal itu harus dilakukan?
Ayat 12-13: Apakah maksudnya 2 macam kehidupan yang rasul Paulus tuliskan di ayat ini?

Setelah membahas tentang hukum kasih yang menjadi inti dari hukum Taurat, maka rasul Paulus dengan segera menyatakan bahwa hal tersebut harus secepatnya diwujudkan! Mengapa hal itu secepatnya harus dilakukan? Karena rasul Paulus melihat bahwa waktu bergerak begitu cepat. Pertobatan seseorang sering hanya jadi cerita lama yang sudah usang karena yang bersangkutan kehilangan arah dan tujuan hidupnya, atau jika kita memakai istilah rasul Paulus orang itu sudah lama tertidur.

Buat orang-orang percaya—yang ingin kehidupannya terarah, maka dia harus memilih diantara 2 macam kehidupan ini: kehidupan malam atau siang. Kehidupan malam seperti pesta pora, kemabukan, dosa seksual, perselisihan serta iri hati; semuanya ini harus kita tanggalkan. Sebalikanya kita harus mengenakan Tuhan Yesus Kristus sebagai senjata terang. Kehidupan bersama Kristus jelas kehidupan di dalam terang, sebab di dalam Dia tidak ada kegelapan ( 1 Yohanes 1: 5).

Kata “menanggalkan” dan “mengenakan” memperlihatkan sebuah tindakan yang tegas & jelas. Di dalam kehidupan orang percaya memang sebaiknya dan seharusnya tidak ada keraguan sedikitpun untuk hidup dengan gaya yang berbeda dengan orang dunia—yang belum percaya Kristus! Tidak ada model kehidupan yang temaram (=remang-remang) di dalam kekristenan. Oleh karena yang segala sesuatu yang remang-remang itu memang sering memabukkan dan sekaligus meninabobokkan, maka kita-menurut  rasul Paulus-,  wajib menanggalkan dan membuangnya!

Sekali lagi kita harus cepat bangun dan bergegas mengejar ketertinggalan kita. Karena waktu yang terus berjalan demikian cepat dan karena waktu yang terbaik untuk mengasihi-Nya adalah …………. SEKARANG!

Refleksi
Ambillah waktu sejenak untuk mengingat apakah hidup ku sudah sesuai dengan kehendak Allah, yang sudah mencurahkan kasihNya yang besar kepadaku.

Tekadku
Tuhan aku tahu Engkau sudah disesah, dihina, disalibkan, mati dan dikuburkan bagiku. Aku mau terus menghargai hal itu sebagai anugerah yang tidak ternilai bagiku. Dan aku tahu hidupku kini di dalam terang bersama-Mu. Untuk itu aku mulai sekarang akan membuang perilaku burukku:
1)      ………………………………….
2)      ………………………………….
3)      Dst

Tindakanku
Mulai hari ini lebih mengasihi Allah dan sesama

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«