suplemenGKI.com

Jumat, 29 Mei 2020

28/05/2020

TURUNNYA ROH KUDUS

Kisah Para Rasul 2:1-21

 

Pengantar
Semua orang akan senang jika diberi sebuah barang yang mahal tanpa harus membayar sepeser pun. Apalagi jika barang itu adalah barang yang sungguh-sungguh dibutuhkan. Dalam kehidupan kita, Allah memberikan sesuatu yang kita butuhkan dengan cuma-cuma, yaitu Ia memberikan kepada kita kehadiran Roh Kudus. Hari ini kita akan belajar bersama bagaimana Roh Kudus hadir di dalam kehidupan kita. Berkenaan dengan hal tersebut, marilah kita sekaligus mempersiapkan diri kita untuk masuk dalam hari Pentakosta yang menjadi akhir dari rangkaian Masa Raya Paskah.

Pemahaman

 

  • Ayat 1-13             : Apakah arti dari peristiwa pencurahan Roh Kudus itu?
  • Ayat 14-21           : Apakah dampak bagi para rasul dan orang yang menyaksikan peristiwa itu?

Berkaca pada tradisi Yahudi yang sudah berjalan, maka Pentakosta adalah sebuah perayaan rutin sejak peristiwa turunnya Roh Kudus belum terjadi. Dalam bacaan pada hari ini, para murid berkumpul di hari Pentakosta yang memiliki arti hari kelima puluh untuk merayakan panen dan kemakmuran. Semua orang sedang sibuk mengurus perayaan tersebut, akan tetapi para murid tetap berkumpul di dalam rumah. Mereka menantikan apa yang pernah dijanjikan oleh Yesus Kristus ketika Ia naik ke surga (Kis.1:8). Jadi, peristiwa Pentakosta sesungguhnya masih menjadi satu bagian utuh dari perjalanan kehidupan para murid bersama dengan Yesus.

Ada dua bagian di dalam kisah ini, yaitu: (1) ketika Roh Kudus turun kepada para murid, dan (2) ketika banyak orang menyaksikan peristiwa itu terjadi. Kisah ini sekaligus menjadi pengantar untuk menjelaskan bagaimana cara orang-orang menjadi percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka. Kehadiran Roh Kudus berdampak besar dalam seluruh unsur kehidupan. Hari Pentakosta sekaligus menjadi hari di mana banyak perubahan terjadi, khususnya berkaitan dengan karya penyelamatan Allah untuk manusia.

Tanda-tanda kehadiran Roh Kudus dalam tiupan angin keras dan nyala api menjadi tanda dan janji keselamatan Allah. Tanda itu pernah muncul juga, misalnya ketika Allah memberikan Hukum Taurat kepada Musa di tengah-tengah asap dan api (Kel.19:18), juga ketika Allah berbicara pada Ayub dari balik badai (Ayb.38:10). Intinya, angin dan api menjadi simbol karya Allah bagi umatnya. Kemampuan para murid untuk berbicara dengan bahasa-bahasa asing menandakan bahwa berita keselamatan itu disampaikan kepada orang-orang dari berbagai bangsa. Ketika orang-orang mendengar apa yang mereka katakan, mereka mengerti dan menyatakan bahwa itu adalah bahasa dari daerah mereka masing-masing. Para murid menyampaikan berita keselamatan itu kepada semua yang menyaksikannya.

Karya Roh Kudus tidak berhenti di situ saja. Petrus berdiri dan mengungkapkan berita Kristus melalui khotbahnya. Allah sedang memberdayakan orang-orang percaya. Petrus menyatakan apa yang telah Allah kerjakan di dalam kehidupan manusia, serta memberi kesaksian Allah yang sudah menubuatkan hal ini akan terjadi sejak masa yang lampau. Dengan demikian, karya penyelamatan Allah melalui Roh Kudus menjadi semakin lengkap. Bukan hanya sekadar menepati janji, tetapi juga sungguh-sungguh menyertai kehidupan manusia sepanjang masa.

Refleksi
Pejamkan mata Saudara dan ingatlah bagaimana Allah berkarya untuk kehidupanmu! Ia hadir dalam segala aspek hidup kita dan mengisi ruang-ruang kosong di dalam hati kita. Roh Kudus menolong kita untuk semakin yakin dan percaya bahwa hidup kita ada di dalam tangan-Nya. Jika Roh Kudus mampu membuat banyak orang menjadi percaya kepada-Nya, apakah kondisi kehidupan kita saat ini juga menuntun kita untuk semakin percaya kepada-Nya? 

Tekadku
Tuhan, aku bersyukur karena Roh Kudus hadir di dalam hidupku dan membuatku semakin percaya akan kuasa-Mu di dalam kehidupanku. 

Tindakanku
Aku mau melakukan satu tindakan baik kepada sesamaku untuk menghayati bahwa Roh Kudus menuntun di dalam kehidupanku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»