suplemenGKI.com

Jumat, 29 Mei 2015

28/05/2015

Roma 8:12-17

DAMPAK DAN WUJUD KEMERDEKAAN

 

PENGANTAR
Kemarin kita telah merenungkan bagaimana Roh Allah memerdekakan setiap orang percaya.  Kemerdekaan itu pasti disambut dengan sukacita dan semangat.  Bukan hanya itu tetapi kemerdekaan yang Allah kerjakan itu pasti menimbulkan dampak yang besar dalam diri seseorang.  Sebagai orang percaya, bagaimana dampak kemerdekaan kita didalam Kristus? 

PEMAHAMAN
Ayat 12-15: apa dampak kemerdekaan Kristus dalam relasi kita dengan-Nya?
Ayat 16: apa dampaknya dalam hubungan kita dengan sesama?
Apakah karya Roh Allah itu berdampak dalam relasi kita dengan Dia dan sesama?

Rasul Paulus menegaskan bahwa setiap umat percaya kepada Kristus adalah umat yang telah dimerdekakan oleh Kristus dari hukum dosa dan hukum maut, dan dipanggil untuk hidup menurut Roh. Apa dampak kemerdekaan itu?  Pertama, umat percaya tidak berutang kepada keinginan daging, sebab keinginan daging adalah kematian (ay.12).  Umat yang telah dimerdekakan dari utang keinginan daging akan diangkat (diadopsi) oleh Allah di dalam Kristus. Umat diangkat menjadi anak-anak Allah. Karena itu, di dalam Kristus umat percaya tidak berada dalam roh perbudakan.

Kedua, di dalam Kristus setiap kita yang percaya kepada-Nya tidak berada dalam roh perbudakan tetapi sebaliknya sebagai anak-anak Allah (ay.14).  Sehingga hal itu memberi dampak yang besar yaitu sebagai anak-anak-Nya maka setiap orang percaya diperkenankan memanggil Allah sebagai: “Ya Abba, ya Bapa” (ay.15).  Hubungan yang sangat dekat dengan Sang Bapa.  Roh Allah itulah yang meneguhkan status umat percaya sebagai anak-anak Allah sehingga diperkenankan memanggil Allah sebagai “Abba, Bapa.” Dengan demikian, panggilan Allah sebagai Bapa adalah hasil dari penyataan-Nya, sehingga relasi umat yang sebelumnya sama sekali tidak layak kini dipulihkan dalam hubungan yang akrab dan intim, yaitu hubungan Bapa dengan anak-anaknya. Hubungan kita dengan Allah di dalam Kristus bukan lagi hubungan sebagai “Tuan dan hamba” tetapi hubungan anak dan Bapa.

Ketiga, umat percaya memperoleh anugerah sebagai ahli waris dan janji keselamatan Allah, sehingga dipermuliakan bersama dengan Kristus dalam kehidupan kekal (ay.17).  Namun selagi masih di dunia ini ada tugas yang harus kita kerjakan dalam hubungan kita dengan sesama yaitu menjadi saksi-Nya, mewujudkan kasih Kristus bagi sesama.  Mewujudkan kemerdekaan Kristus bagi sesama agar mereka juga mendapat ahli waris dan janji keselamatan kekal bersama-Nya.

 

REFLEKSI
Kemerdekaan yang Allah kerjakan memiliki dampak yang besar dalam hidup kita hari ini dan nanti.  Apakah yang kita sudah lakukan bagi sesama dalam mewujudkan kemerdekaan di dalam Kristus?  Sudahkah kita memberi kemerdekaan bagi sesama?

 

TEKADKU
Tuhan tolonglah aku agar bisa mengampuni sesamaku sebagai wujud nyata kemerdekaan yang telah aku alami.  Tolonglah aku agar memberi kemerdekaan bagi sesama, tidak memberi tekanan atau beban berat bagi sesamaku baik itu teman kerja, asisten rumah tangga, bawahanku di tempat kerja, dll.

TINDAKANKU
Hari ini aku mengampuni ……………. sebagai wujud kemerdekaan yang Kristus kerjakan dalam hidupku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»