suplemenGKI.com

Menjadi murid Kristus bukan sesuatu yang mudah.  Ada harga yang harus kita bayar.  Ada tantangan dan kesulitan yang harus kita hadapi.  Di ayat sebelumnya Yesus mendorong kita para murid-Nya untuk saling mengasihi (ay.17).  Setelah mengasihi orang lain, tentu kita berharap bahwa kita juga akan menerima kasih dari mereka.  Benarkah demikian?  Ternyata, tidak selalu demikian.

·   Ay. 18-19.  Apa arti istilah ”dunia” yang digunakan di ayat-ayat ini?  Apa hubungan murid-murid Kristus dengan ”dunia”?  Apa yang akan dilakukan ”dunia” kepada murid-murid Kristus?

·   Ay. 20-21.  Mengapa mereka membenci murid-murid Kristus?  Apa hubungannya dengan pekerjaan yang Yesus lakukan?

·   Di zaman sekarang ini, siapakah orang-orang yang membenci orang-orang Kristen?  Menurut, Anda mengapa mereka membenci orang-orang Kristen? 

·   Sebagai murid-murid Kristus masa kini, bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap orang-orang yang membenci orang-orang Kristen?

 

Renungan

Istilah dunia sering digunakan Yohanes untuk menunjuk kepada manusia pada umumnya (misalnya Yoh 3:16).  Namun, di bagian ini istilah ”dunia”digunakan untuk mereka yang bukan murid-murid Kristus.  Injil Yohanes memandang keseluruhan manusia dalam dua kelompok: orang-orang yang percaya kepada Kristus dan orang-orang lain di luar itu.  Pembagian yang sederhana ini digunakan agar orang-orang percaya dapat bersikap dan berhubungan secara tepat dengan orang-orang di sekitarnya.  Orang-orang Kristen memang berasal dari dunia, namun sejak percaya kepada Kristus mereka bukan lagi milik dunia.  Artinya, mereka tidak lagi berada dalam kelompok yang sama dengan orang-orang di sekitar mereka.

Karena itulah Yesus mempersiapkan para murid-Nya menghadapi kenyataan yang tidak menggembirakan.  Murid-murid Kristus akan dibenci oleh orang-orang yang ada di sekitar mereka.  Mengapa?  Alasan yang Yesus kemukakan sangat sederhana: karena mereka pun membenci Yesus.  Mereka tidak mengenal Allah yang mengutus Dia.  Atau, dengan kata lain, mereka tidak dapat menerima apa yang Yesus lakukan di tengah-tengah mereka.  Semua kitab Injil telah mencatat betapa kejamnya Yesus diperlakukan oleh orang-orang yang merasa terancam oleh pengajaran dan pekerjaan-Nya.

Bagaimana dengan murid-murid Kristus masa kini?  Tentu kita boleh berkata bahwa kebencian orang-orang di sekitar kita merupakan hal yang wajar, seperti yang dikatakan Yesus.  Namun, ada baiknya kita juga memeriksa kembali alasan mereka membenci kita.  Benarkah mereka membenci kita karena kita melakukan pekerjaan-Nya?  Atau justru sebaliknya, mereka membenci kita karena kesalahan-kesalahan kita sendiri?  Bukankah kebencian orang-orang di sekitar kita sering kali justru disebabkan oleh ketidakpedulian kita terhadap kebutuhan dan perasaan mereka?  Kita tidak perlu gentar terhadap mereka yang membenci kita karena kita mengerjakan kebenaran dan kasih Kristus.  Namun, kita harus memeriksa dan memperbaiki diri bila kebencian orang-orang di sekitar kita justru karena kesalahan-kesalahan kita sendiri. 

 

Lakukanlah apa yang Kristus lakukan, dan hadapilah risikonya sebagaimana Kristus telah menghadapinya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*