suplemenGKI.com

Tersisih Namun Dikuatkan

Yeremia 33:14-26

Pengantar
Sering kali orang yang berduka merasa bahwa tidak ada orang yang dapat memahami kesulitan hidupnya, bahkan mereka mudah menjadi putus asa, apa lagi kalau penderitaan yang mereka alami cukup lama. Bagaimana Yeremia dipakai Tuhan untuk menguatkan kaum Israel dan kaum Yehuda yang sedang berduka?

 Pemahaman

Ay 14, Apa yang Tuhan katakan kepada Yeremia tentang bangsa Israel?

Ay 15-17, Apa yang Tuhan janjikan kepada bangsa Israel?

Ay 18, Apa yang Tuhan janjikan kepada kaum Lewi?

Ay 19-22 Apa yang Tuhan janjikan kepada keturunan Daud?

Ay 23-26 Apa yang Tuhan tegaskan dalam janji-Nya kepada manusia?

 

Bangsa Israel yang tidak taat kepada Tuhan dan bahkan menyembah berhala, mendapat penghukuman yang sangat serius dari Tuhan, mereka dibuang ke Babel dan hidup jauh dari tanah mereka sendiri (Israel). Mereka hidup dalam pembuangan di Babel, tidak dapat melakukan segala sesuatu yang berkaitan dengan beribadah kepada Tuhan, karena mereka jauh dari Yerusalem. Mereka tidak dapat pergi ke Bait Allah dan juga tidak dapat memberikan korban-korban persembahan kepada Tuhan.

Di Babel inilah mereka merasa berduka karena mereka jauh dari Tuhan dan mereka tidak tahu kapan hal ini akan berakhir. Mereka juga merasa menjadi orang-orang yang tersisih dari Tuhan, karena Tuhan seakan-akan meninggalkan mereka.

Tuhan mengutus nabi Yeremia untuk berbicara kepada umatNya. Pertama, Tuhan mengingatkan bahwa janji yang telah Tuhan ucapkan kepada bangsa Israel melalui Daud tidak akan pernah diingkari oleh-Nya. Kedua, bahwa melalui keturunan Daud takhta kerajaan Israel tidak akan pernah putus. Ketiga, Tuhan pasti akan membebaskan mereka dari pembuangan dan bahkan akan memulihkan Yerusalem. Melalui bangsa Israel keadilan dan kebenaran akan ditegakkan kembali. Keempat, Tuhan menjanjikan kepada mereka, bahwa mereka dapat beribadah lagi di Yerusalem dengan memberikan korban-korban bakaran. Kelima, Tuhan akan membuat banyak keturunan bangsa Israel, sehingga mereka tidak perlu kuatir akan keberadaan bangsa Israel.

Nabi Yeremia juga mengingatkan bahwa Tuhan yang memilih mereka adalah Tuhan yang mau memulihkan mereka ketika mereka jatuh, karena pada dasarnya Tuhan menyayangi mereka. Mereka bisa merasakan tersisih namun Tuhan tetap menguatkan mereka.

 

Refleksi

Renungkanlah: Kala kita mengalami kedukaan atau kesukaran, apa yang kita lakukan/perbuat? Bagaimanakah saudara menempatkan Tuhan dalam masa-masa yang sulit?

 

Tekadku

Ya Tuhan, kala kami dalam keadaan yang sedang berduka atau kesukaran, ajarkanlah kami terus dapat melihat Tuhan yang senantiasa memberikan kekuatan dan jalan keluar untuk menghadapi masalah kami. Amin.

Tindakanku

Saya akan lebih memperhatikan saudara atau teman yang sedang berduka atau susah dalam hidupnya

 

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«