suplemenGKI.com

DOA DAN PENGHARAPAN

Mazmur 80 : 2-8 ; 18-20

 

PENGANTAR
Ketika seseorang sedang menghadapi persoalan hidup dan mengalami penderitaan yang sangat berat, maka ia akan berusaha untuk mencari pertolongan dan jalan keluar dari persoalan tersebut. Ada yang mencari pertolongan dari Tuhan melalui penyerahan dan doa. Tapi ada juga yang mencari pertolongan di luar Tuhan. Dan ketika mencari pertolongan di luar Tuhan justru akan semakin memperparah keadaan.

Ketika pemazmur menuliskan mazmur ini, ia sedang mengalami penderitaan dan persoalan hidup yang sangat berat. Yang dilakukan oleh pemazmur adalah datang kepada Tuhan mengharap pertolongan-Nya.

PEMAHAMAN

  1. Apakah yang dilakukan Pemazmur ketika menghadapi persoalan dan penderitaan ? ( ayat 2-4 )
  2. Bagaimana pemazmur mengungkapkan kerinduannya terhadap pertolongan Tuhan ? ( ayat 4-8 )
  3. Apakah komitment pemazmur ketika mendapat pertolongan Tuhan ? ( ayat 18-20 )

Siapapun pasti tidak mengharapkan persoalan dan penderitaan menimpa hidup ini, begitu juga dengan pemazmur. Namun manakala persoalan dan penderitaan harus menimpa dirinya, hal itu tidak bisa dielakkan. Mau tidak mau ia harus menghadapinya. Lalu bagaimana pemazmur menghadapi persoalan dan penderitaan yang menimpanya ? Pertama-tama, pemazmur berdoa memohon pertolongan Tuhan (ayat 2-4). Kalimat “Bangkitkanlah keperkasaan-Mu dan datanglah menyelamatkan kami. Tuhan pulihkanlah kami” (3-4), merupakan seruan pemazmur memohon pertolongan Tuhan. Kedua : Pemazmur sangat merindukan kehadiran Tuhan untuk segera menolong dirinya (5-8). Penderitaan yang sangat berat membuat pemazmur sangat merindukan kehadiran Tuhan yang nyata untuk menolongnya. Ungkapan “Buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat” (4) merupakan kerinduan pemazmur akan pertolongan Tuhan. Karena menurut keyakinan pemazmur hanya Tuhan saja yang sanggup menolong pemazmur.

Namun, walaupun pemazmur sedang menghadapi pergumulan dan sedang memohon pertolongan Tuhan, hal yang paling menarik adalah bahwa pemazmur memiliki komitmen untuk hidup tidak menyimpang dari dari jalan Tuhan dan untuk tetap setia kepada Tuhan (19). Kiranya, apa yang menjadi komitmen pemazmur juga menjadi komitmen kita dalam menjalani hidup ini. Yaitu untuk tetap di jalan Tuhan dan tetap setia kepada Tuhan.

REFLEKSI
Marilah kita mengambil saat hening sejenak dan merenungkan : Bagaimana anda bersikap, ketika anda menghadapi penderitaan dan persoalan ? Datang kepada Tuhan atau mencari pertolongan di luar Tuhan.

TEKADKU
Ya Tuhan, tolonglah saya agar ketika menghadapi persoalan dan sedang mengalami penderitaan, supaya kami hanya datang mencari pertolongan hanya dari Tuhan.

TINDAKANKU
Saya berkomitmen menjalani hidup ini dengan setia dan percaya kepada Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«