suplemenGKI.com

Jumat, 27 Mei 2016

26/05/2016

Galatia 1:11-24

INJIL, KUASA ILAHI YANG MENGUBAHKAN

 

PENGANTAR
Dalam penjelasan renungan kemarin kita telah tahu bahwa Paulus sedang berusaha membebaskan orang-orang Kristen di Galatia dari ajaran orang Yahudi yang memaksa mereka melakukan tradisi Yahudi.  Di bagian ini Paulus memperkuat argumentasinya dengan menekankan bahwa Injil yang diberitakannya berasal dari Allah, bukan dari manusia. Ini terbukti dari kuasa Allah yang telah membawa perubahan yang drastis dalam kehidupan Paulus sendiri.

PEMAHAMAN
Ay. 11-12   Mengapa Paulus perlu menegaskan kembali asal-usul Injil yang diberitakannya? Apa yang dimaksudkan Paulus ketika ia mengatakan bahwa ia menerima Injil “oleh penyataan Kristus”? Peristiwa apakah yang dimaksudkan Paulus (lihat Kis. 9:1-31).

Ay. 13-24   Apa tujuan Paulus mengungkapkan kesaksian hidupnya? Apa hubungannya dengan Injil yang diberitakannya?

Pada waktu itu, pusat kepemimpinan gereja ada di Yerusalem. Para rasul yang sebelumnya adalah murid-murid Yesus menjalankan kepemimpinan ini bersama dengan beberapa tokoh gereja mula-mula yang sangat dihormati. Namun, terlepas dari keberadaan para pemimpin di Yerusalem, Paulus menegaskan bahwa Injil yang diberitakannya bukanlah berasal dari mereka. Paulus menerima Injil dari Kristus yang menyatakan diri-Nya kepada Paulus ketika ia sedang dalam perjalanan ke Damsyik.

Paulus mengungkapkan pengalaman pribadinya agar kita tahu bahwa Injil adalah kuasa ilahi yang mengubahkan (lihat ay. 23). Perubahan drastis dalam kehidupan Paulus adalah bukti dari kuasa ilahi itu. Melalui kesaksian itu, Paulus menegaskan bahwa kuasa ilahi yang telah memanggilnya untuk memberitakan Injil itu lebih besar dari otoritas para pemimpin di Yerusalem.

REFLEKSI
Kepemimpinan dan organisasi gereja, tentu sangat penting agar seluruh aktifitas dan pelayanan gereja dilakukan dengan tertib dan bertanggung jawab. Namun, kita tidak boleh mengurung Injil dengan kepemimpinan dan organisasi gereja kita jika kita ingin menyaksikan kuasa-Nya yang mengubahkan.

TEKADKU
Tuhan, perkenankanlah aku melihat kuasa Injil yang mengubahkan itu, dan perkenanlah aku memulai dari diriku sendiri.

TINDAKANKU
Hari ini aku akan mendoakan para pemimpin gerejaku: para pendeta dan para penatua agar mereka tetap setia melayani dan selalu membuka diri terhadap pimpinan Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»