suplemenGKI.com

Ibrani 2:5-9

 

Dialah Perintis bagi manusia yang lain

 

Pengantar:
Pokok pembahasan dalam Ibrani pasal 2 adalah  kemanusiaan dan kerendahan Yesus demi keselamatan manusia. Kristus ditinggikan melalui kerendahan, penderitaan dan kematian-Nya, namun kerendahan, penderitaan dan kematian-Nya itu tidak menghalangi kemuliaan-Nya, melainkan justru menyatakan kemuliaan itu sendiri.

Pemahaman:

  1. Apa yang dimaksud dengan dunia yang akan datang dalam konteks surat Ibani pasal 2?
  2. Apa yang dimaksud dengan pernyataan penulis dalam ayat. 6-8? 
  3. Apa tujuan bahwa Yesus untuk waktu singkat  dibuat sedikit lebih rendah dari malaikat?

Surat Ibrani pasal 2 ini berbicara tentang dunia pada waktu Yesus memerintah yang akan datang. J. Wesley Brill, mengatakan Dunia yang akan datang berarti dunia pada waktu Yesus memerintah selama seribu tahun.

Ada tiga tujuan Tuhan bagi manusia dalam konteks tersebut: Pertama, manusia Yesus dijadikan sedikit lebih rendah dari malaikat. Hal ini berbicara tentang kerelaan manusia Yesus berkorban, merendahkan diri sampai mati untuk menebus dosa manusia, supaya melalui pengorbanan manusia Yesus itu manusia diselamatkan. Kedua, manusia Yesus dimahkotai dengan kemuliaan dan kehormatan. Hal ini berkaitan dengan ketaatan dan kesetiaan-Nya menjalani posisi direndahkan, menderita dan menyelesaikan tugas penyelamatan bagi manusia, sehingga Ia dikaruniai nama di atas segala nama (band Fil 2:8-10) Berkat pengorbanan yang didasari kerelaan dan ketaatan itulah maka Ia telah mengalahkan maut dan menang bagi keselamatan manusia berdosa. Ke tiga, manusia Yesus menjadi kepala atas segala buatan tangan Allah. Hal ini berbicara tentang Yesus akan menjadi pemimpin, Raja yang memerintah seluruh ciptaan dengan kekuasaan dan kemuliaan dari Allah yang telah mengutus-Nya. Dalam kepemerintahan-Nya akan terjadi kedamaian, keadilan dan kemuliaan bagi setiap yang percaya kepada-nya tetapi penghakiman dan penghukuman bagi yang memberontak dan menolak Dia sebagai Raja di atas segala raja.

Manusia yang telah  jatuh ke dalam dosa akan binasa kekal bila Tuhan Yesus tidak merendahkan diri sampai “untuk sementara lebih rendah dari malaikat” tetapi karena Yesus rela merendahkan diri maka manusia memperoleh anugerah keselamatan. Oleh kasih karunia Allah kita tidak mengalami maut, karena Yesus telah menggantikan kita.

Refleksi:
Pernahkah kita menyadari bahwa jika Tuhan Yesus tidak mengambil peran dalam pengorbanan-Nya sampai merendahkan diri lebih rendah dari malaikat, maka kita akan binasa? Tetapi karena Dia mengambil peran itu kita menjadi selamat.

Tekad:
Tuhan, ampuni aku jika selama ini aku kurang menyadari betapa besar pengorbanan-Mu demi menyelamatkanku. Tolonglah aku agar selalu menyadari akan pengorbanan-Mu Tuhan.

Tindakan:
Aku mau senantiasa bersyukur atas pengorbanan Tuhan Yesus, melalui karya dan kehidupan ku yang memuliakan Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*