suplemenGKI.com

Mazmur 78:1-11

“HOW DEEP IS YOUR LOVE?”

PENGANTAR

Mazmur ini merupakan refleksi historis-teologis pemazmur. Mazmur ini sangat panjang, 72 ayat.

Meski kental dengan nuansa sejarah, banyak penafsir menggolongkannya sebagai wisdom psalm (mazmur hikmat) karena isinya juga padat dengan pengajaran yang ditujukan bagi generasi yang akan datang. Jelas sekali gambaran dinamika hubungan Israel dengan Allah yang akhirnya bermuara pada pewartaan tentang citra Allah yang penuh kasih setia.

PEMAHAMAN

  1. Ayat 1-4: Dalam bentuk apakah pengajaran itu disampaikan pemazmur? Dari manakah pengajaran itu berasal? Tentang apakah isi pengajaran itu?
  2. Ayat 5-8: Dengan cara apakah Tuhan memperkenalkan diriNya? Apa tujuan Tuhan menyatakan diri kepada umatNya?
  3. Ayat 9-11: Pemazmur menggunakan sejarah masa lalu, yaitu kegagalan bani Efraim, sebagai contoh dan peringatan bagi generasi berikutnya. Bagaimana sikap mereka ketika menghadapi musuh? Mengapa mereka bersikap demikian?

Pengajaran yang disampaikan oleh pemazmur disampaikan dalam bentuk amsal (perumpamaan) atau teka-teki, yaitu cara-cara yang khas digunakan oleh para orangtua untuk mengajar anak-anak mereka. Pemazmur menerima pengajaran itu secara turun-temurun dari nenek moyang. Karena itu mereka juga wajib meneruskannya kepada generasi berikutnya. Pengajaran itu berisi perbuatan-perbuatan ajaib yang telah Tuhan lakukan dalam sejarah hidup mereka sebagai umatNya.

Tuhan menyatakan diriNya dengan dua cara, yaitu melalui firmanNya dan melalui perbuatan-perbuatan yang dilakukanNya di tengah-tengah umatNya. Dua cara ini memungkinkan generasi-generasi berikutnya juga mengenal Dia. Dengan demikian umat Tuhan dari generasi ke generasi akan selalu memuliakan Dia, memegang perintah-perintahNya dan setia kepadaNya.

Pemazmur juga mengingatkan mereka agar tidak mengulangi kegagalan bani Efraim. Semua kekuatan mereka itu menjadi sia-sia dan tidak berguna karena ketakutan mereka. Ketakutan itu menguasai karena  mereka tidak berpegang kepada firmanNya dan melupakan perbuatan-perbuatanNya yang ajaib, yang telah diperlihatkan-Nya kepada mereka.

REFLEKSI

Coba renungkan kembali perjalanan hidup Anda atau keluarga Anda di masa lampau. Dalam peristiwa apakah Tuhan menyatakan diriNya kepada Anda? Dari peristiwa tersebut apa yang dapat Anda pelajari mengenai Tuhan? Apa yang dapat Anda pelajari mengenai firmanNya?

TEKADKU

Tuhan, tidak jarang kesulitan hidup membuat kami takut dan gagal untuk tetap percaya kepadaMu. Aku mau lebih setia mengenal dan mempelajari firmanMu sehingga imanku makin teguh. Sebab kedalaman pengenalan seseorang akan Allah sangat menentukan sikap dan caranya menghadapi masalah. Amin

TINDAKANKU

Sampaikanlah kesaksian kepada anak-anak Anda atau kepada orang-orang di sekitar Anda tentang perbuatan-perbuatan Allah kepada Anda/keluarga.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*