suplemenGKI.com

PRIBADI SANG IMAM BESAR

Ibrani 7:26-27

 

PENGANTAR
Selain dinilai dari karyanya yang berdampak bagi sekitar, sesungguhnya keagungan dan kebesaran seseorang bisa juga dinilai dari nilai-nilai karakter pribadinya.  Nilai-nilai karakter pribadi seperti apakah yang dimiliki Yesus sebagai Imam Besar bagi umat-Nya?  Mari kita membaca dan merenungkannya! 

PEMAHAMAN

  • Ayat 26: Yesus memiliki ciri-ciri pribadi sebagai Imam Besar yang tidak mungkin dimiliki oleh pribadi lain.  Apa ciri-ciri pribadi Yesus sebagai Imam Besar?
  • Ayat 27: Apakah Sang Imam Besar itu perlu mempersembahkan korban berulang kali? Bagaimana Dia mempersembahkan korban untuk dosa umat manusia?
  • Bagaimana saudara menghidupi pribadi Sang Imam Besar?

Kemarin kita telah merenungkan bagaimana karya agung Imam Besar bagi pendamaian dosa dan keselamatan umat yang dikasihi-Nya.  Melalui ayat yang kita baca, ada dua ciri pribadi Imam Besar: Pertama, Pribadi yang tidak bercacat dan bernoda.  Ay.26 “Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan, yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga,” Jika dibandingkan antara Yesus dengan imamat Lewi maka bukan hanya kefanaan para imamnya, tetapi juga keberdosaan mereka.  Para imam besar keturunan Harun (suku Lewi) harus mempersembahkan korban pendamaian bagi diri mereka terlebih dahulu sebelum mereka bisa menjadi juru pendamai umat kepada Allah (ay.27).  Tuhan Yesus adalah Imam Besar yang tanpa dosa dan cela sehingga bukan hanya layak melakukan pelayanan pendamaian itu, tetapi juga layak menjadi korban yang dipersembahkan kepada Allah Bapa bagi pengampunan dosa umat-Nya.  Imam Besar yang seperti itulah yang kita perlukan sebagai umat yang berdosa.  Dia adalah satu-satunya Imam Besar yang tepat, yang manusia butuhkan.

Kedua, Pribadi yang menyediakan Diri-Nya sendiri sebagai korban.  Ay.27 “yang tidak seperti imam-imam besar lain, yang setiap hari harus mempersembahkan korban untuk dosanya sendiri dan sesudah itu barulah untuk dosa umatnya, sebab hal itu telah dilakukan-Nya satu kali untuk selama-lamanya, ketika Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai korban.”  Imam besar keturunan Lewi setiap hari perlu mempersembahkan korban pendamaian dirinya terlebih dahulu dengan Allah, setelah itu baru bisa memimpin mempersembahkan korban bagi dosa-dosa umatnya.  Tetapi Kristus Imam Besar itu melakukannya satu kali untuk selama-lamanya, bukan untuk diri-Nya tetapi untuk umat-Nya yang berdosa.  Dia layak dan rela menyediakan Diri-Nya sendiri sebagai korban bagi penebusan dosa.

Dengan demikian, Kristus adalah Imam Besar yang Agung dan sempurna.  Semua imam yang ada tidak mungkin dan tidak akan pernah mencapai kesempurnaan.  Dia melakukan sesuatu yang tidak pernah dan tidak mungkin dilakukan oleh imam lain.  Oleh sebab itu, kita tidak lagi membutuhkan seorang imam yang lain, kecuali hanyalah Kristus.  Dia menjadi Imam dan persembahan bagi keselamatan kita!  Hanya Yesus sendiri dan telah sempurna.

REFLEKSI
Mari merenungkan: Yesus Imam Besar yang tidak tidak bercacat, tidak bernoda sekaligus rela mempersembahkan Diri-Nya sendiri sebagai korban pendamaian dan keselamatan.  Maka, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bersyukur atas Pribadi dan karya-Nya.

TEKADKU
Tuhan Yesus mampukan aku untuk memiliki upaya hidup seperti pribadi-Mu: tidak menikmati dosa dan memiliki hati yang rela berkorban bagi kemuliaan-Mu.

TINDAKANKU
Aku akan datang kepada Tuhan jika telah berbuat dosa: bersedia mengakuinya di hadapan Tuhan dan bertekad memperbaiki diri.  Aku bersedia berkorban: waktu, tenaga, materi, dll untuk pekerjaan dan kemuliaan-Mu.  Sebab Dia telah terlebih dulu rela berkorban untuk menebus dosaku dan menyelamatkanku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«