suplemenGKI.com

Jumat, 26 Juli 2019.

25/07/2019

Kolose 2:6-15.

 

“Ciri-ciri iman yang hidup”

Pemahaman:
            Kita bisa dengan mudah membedakan antara pohon yang hidup dan pohon yang mati. Pohon yang hidup pasti bertumbuh semakin hari semakin besar dan tinggi, mengeluarkan daun yang rindang, mengeluarkan bunga kemudian berbuah dan kalau buahnya sudah matang bisa dinikmati buahnya (misalnya pohon mangga) Sedangkan pohon yang mati, kondisinya kering tidak bertambah besar maupun tinggi, tidak bisa mengeluarkan daun, bunga apalagi buah melainkan lambat laun akan tumbang. Sebenarnya iman orang Kristen juga bisa digambarkan seperti pohon, apakah iman itu hidup atau mati dapat dilihat ciri-cirinya. Bagaimanakah ciri-ciri iman yang hidup itu, perhatikan bacaan kita hari ini.

Pemahaman:  

  1. Siapakah yang dimaksud sebagai orang Kristen? (v. 6)
  2. Bagaimanakah seharusnya hidup orang Kristen? (v. 7-15)

Secara sederhana kita dapat memahami bahwa orang yang disebut Kristen adalah orang yang telah menerima Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat dalam hidupnya, seperti yang dimaksud oleh Rasul Paulus dalam Kolose 2:6 “Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita” Ketika seseorang menerima Kristus, maka dia sudah menjadi pengikut Kristus, itulah makna sebagai orang Kristen (Lih. Kis 11:26) Paulus menutup ayat 6 dengan sebuah kalimat pendek “Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia” Bandingkan Yohanes 15:1-8, orang Kristen yang tetap di dalam Dia, dikatakan akan berbuah lebat sehingga semakin lama semakin berguna. Kolose 2:7-15, Paulus menegaskan bahwa hidup orang Kristen yang tetap di dalam Dia, harus berakar dan dibangun di dalam Dia, bertambah teguh dalam iman dan melimpah dengan syukur. Semua itu menggambarkan suatu pertumbuhan iman yang hidup. Iman yang hidup sehat juga akan selalu waspada terhadap segala sesuatu yang bisa menyesatkannya, mampu membedakan mana ajaran yang benar dan mana ajaran yang salah, tidak mudah terpengaruh oleh godaan dunia yang hendak membelokan arah hidupnya (lih. v. 8) Selain itu iman yang hidup juga ditandai oleh kepekaan terhadap dosa. Penghayatan bahwa kehidupan lama yang telah ditanggalkan ketika dia menerima dan percaya kepada Kristus tentu akan berdampak pada penataan kehidupan baru yang lebih baik (band 2Kor 5:17) Hidup yang dihidupi sekarang lebih didominasi oleh nuansa hidup untuk memuliakan Kristus yang diikutinya. Dengan demikian hidupnya dapat menjadi saksi Kristus dan teladan yang benar bagi sesama. Itulah seharusnya ciri iman orang Kristen yang hidup.

Refleksi:
Mari merenung sejenak. Pernahkah saudara menelusuri kehidupan kekristenan saudara, apakah saudara adalah orang Kristen yang memiliki iman yang hidup atau iman yang mati?

Tekadku:
Ya Tuhan, saya bersyukur karena telah menjadi orang Kristen, sehingga saya disebut sebagai pengikut Kristus. Mampukan saya untuk menjadi pengikut Kristus dengan iman yang hidup.

Tindakanku:
Saya mau terus belajar berakar, bertumbuh dan berbuah sebagai orang Kristen yang memiliki iman yang hidup agar melalui hidup saya Kristus semakin dimuliakan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«