suplemenGKI.com

2 Timotius 4:16-18

ADA GULA ADA SEMUT

 

PENGANTAR
Apakah anda masih ingat peribahasa di atas?  Peribahasa tersebut ingin menggambarkan bagaimana perilaku yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dimana seringkali dijumpai bahwa pada saat seseorang sukses (bahagia, kaya) maka banyak orang akan berusaha di dekatnya agar ikut menikmati kebahagiaan (kesuksesan).  Namun ironisnya pada saat seseorang mengalami kesusahan (musibah) maka banyak orang akan menjauhi orang tersebut karena kuatir “diganggu” atau dimintai bantuan.  Mari kita merenungkan sejenak bacaan di atas dan merefleksikan dalam kehidupan pelayanan kita. 

PEMAHAMAN
Dalam bacaan kita hari ini ada beberapa hal penting yang perlu kita renungkan yaitu:

  • Ayat 17: Mengapa Paulus dapat tetap kuat sekalipun harus berjuang sendiri di pengadilan?
  • Ayat 18: Apa yang menjadi harapan Paulus di saat ia bergumul sendirian? 

Apabila kita merenungkan bacaan di atas maka setidaknya ada beberapa  hal penting yang dapat kita pelajari:
Pertama, ada statement luar biasa yang diungkapkan Paulus dalam ayat 17 “…Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku…” yang menjadi kunci jawaban mengapa Paulus masih bisa bertahan di tengah-tengah pergumulan dan kesepian saat berjuang di pengadilan.  Bagaimana dengan anda?  Menjadi orang Kristen bukan berarti kita menjadi kebal terhadap segala kesulitan demikian juga jika kita memiliki banyak teman juga bukan merupakan jaminan bahwa mereka akan tetap setia saat kita mengalami kesulitan (masalah).  Oleh sebab itu, jika kita hanya berharap kepada manusia maka kita pasti kecewa.  Marilah kita meletakkan harapan kepada Tuhan yang tetap setia dan tidak pernah berubah dalam segala keadaan.  Suatu saat kita bisa saja kehilangan teman, harta  atau  jabatan namun jangan   sampai kita kehilangan Tuhan dan kehilangan harapan di dalam Tuhan. 

Kedua, Paulus tentu berharap agar dapat menang dalam persidangan namun hal itu bukan satu-satunya harapan Paulus karena Paulus memiliki keyakinan penuh bahwa ia akan diselamatkan oleh Tuhan sampai masuk ke dalam KerajaanNya di Sorga.  Saat ini apa yang menjadi harapan Anda?  Apakah Anda hanya berharap tentang kelimpahan materi, kesuksesan atau kekuasaan yang tinggi?  Marilah kita arahkan fokus kita bukan kepada hal-hal yang fana namun kepada hal-hal yang bernilai kekal sehingga kehidupan kita di dunia ini dapat lebih bermakna dan memberkati banyak orang di sekitar kita. 

REFLEKSI
Marilah kita renungkan selama ini siapa yang menjadi teman kita dan kepada siapa kita meletakkan pengharapan kita saat ini? 

TEKADKU
Aku tidak akan  MENYERAH dalam segala keadaan karena Tuhan besertaku.

TINDAKANKU
Dalam keadaan sesulit apapun saya mau belajar untuk tetap menyakini penyertaan Tuhan dan senantiasa meletakkan pengharapan itu di dalam Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«