suplemenGKI.com

Jumat, 25 Juni 2021

24/06/2021

TUHAN PENOLONG YANG SETIA

Mazmur 30 : 1- 13

 

PENGANTAR
Setiap orang yang ada di dunia ini pasti pernah mengalami yang namanya kesusahan. Dan mereka tidak pernah luput dari pergumulan dan permasalahan hidup. Hal ini tidak memandang, siapa manusia itu ? seorang pejabat atau orang biasa, orang kaya atau orang miskin, semua pasti pernah berhadapan dengan persoalan hidup. Raja Daud, sekalipun adalah seorang raja, hal itu tidak menjadi jaminan bahwa hidupnya akan berjalan mulus-mulus saja.  Hal ini menjadi contoh bahwa pergumulan dan kesulitan dapat datang dan menimpa siapa saja tanpa memandang kedudukan dan jabatan seseorang. Renungan hari ini akan menuntun kita bagaimana caranya menghadapi pergumulan dan kesulitan hidup.

PEMAHAMAN

  1. Bagaimana pemazmur mengungkapkan sukacitanya atas pertolongan Tuhan ? ( ayat 2).
  2. Mengapa pemazmur berseru kepada Tuhan ? ( ayat 3-4 ).
  3. Bagaimana cara Tuhan Allah mengubah dukacita menjadi sukacita ? ( 6-12 ). Bagaimana pengalaman pemazmur menjadi bagian dengan pengalaman kita ?

Dalam sejarah kehidupan raja Daud, disaksikan bahwa Tuhanlah yang selalu menjadi pembelanya. Ketika Daud berperang melawan musuh-musuhnya, ia selalu disertai oleh Tuhan dengan berbagai kemenangan. Itu sebabnya Daud mengakui bahwa Tuhan adalah penolong yang layak dipuji dan dimuliakan. Pertolongan Tuhan yang dirasakan pemazmur bukan saja persoalan di medan perang, tetapi Tuhan menolong pemazmur ketika ia sedang mengalami penderitaan sakit penyakit. Penyakit yang diderita pemazmur dirasakan sungguh amat berat, sampai-sampai pemazmur memposisikan dirinya seperti orang yang sudah mati (4 ). Namun melalui kasih karunia dan kemurahan Tuhan, pemazmur mendapat pertolongan Tuhan sehingga pemazmur mengalami pemulihan, kesembuhan dan  menjadi selamat, sehingga pemazmur bersaksi dan bersyukur kepada Tuhan.

Pemazmur pernah mengalami penderitaan yang berat, dan mengalami masa-masa yang paling sukar, sehingga ia menangis, meratap, berkabung (ayat 6). Namun ketika pemazmur terus berseru dan berserah, maka Tuhan mengubah ratap tangis tersebut menjadi sukacita ( ayat 12 ). Itu semua terjadi atas pertolongan Tuhan semata. Sebab Tuhan telah berjanji bahwa Dia tidak akan pernah meninggalkan dan membiarkan umat percaya. Tuhan Allah sanggup memberi pertolongan- Nya kepada kita, apapun yang kita alami. Asal saja kita berserah kepada Tuhan dengan segala kerendahan hati kita, maka Tuhan pasti menolong kita. Amin.

REFLEKSI
Marilah kita merenungkan : Pernahkah anda mengalami pergumulan yang berat ? Bagaimana anda merasakan pertolongan Tuhan ? Ceritakan.

TEKADKU
Ya Tuhan, kami percaya bahwa Engkau adalah penolong yang setia. Namun ampunilah saya karena sering kurang berserah dan mempercayakan persoalanku kepada-Mu.

TINDAKANKU
Saya akan terus tetap setia mengikut Tuhan, karena pertolongan-Nya nyata.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«