suplemenGKI.com

Jumat, 25 Juni 2010

24/06/2010

Lukas 9:1-6

Tuhan Memilih, Melengkapi Dan Mengutus HambaNya

Pada Injil Lukas 9 ini, kita memperhatikan bahwa Tuhan Yesus telah memilih 12 murid-muridNya, sekarang tiba waktunya Yesus  memanggil mereka dan mengutusnya untuk memberitakan tentang kerajaan Allah kepada masyarat yang ada disekitarnya.

  1. Apa yang Yesus lakukan setelah memanggil ke 12 murid-muridNya?
  2. Hal apa saja yang dinasehatkan kepada murid-MuridNya sebelum mereka melayani orang lain?
  3. Apakah makna dari kata, ”janganlah membawa apa-apa dalam perjalanan,…”
  4. Hal apakah yang dapat kita pelajari dari peristiwa ini?

Renungan

Setelah Tuhan Yesus memilih 12 murid-muridNya, lalu Ia memberikan tenaga dan kuasa kepada murid-muridNya untuk menguasai setan-setan (kuasa kegelapan ) dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit yang ada. Yesus juga mengingatkan bahwa mereka harus memberitakan Kerajaan Allah serta menyembuhan orang yang sakit. Kesadaran bahwa kemampuan yang didapatkan murid-murid berasal dari Tuhan Yesus sangat penting sekali, karena ini bersangkutan dengan nama Kerajaan Allah, yang berarti bahwa apa yang akan mereka lakukan seharusnya mempermuliakan nama Tuhan bukan dirinya sendiri.

Tuhan Yesus memberikan beberapa pedoman atau bekal ketika mereka akan diutus atau pergi menjadi saksiNya. Pertama, mereka tidak diperbolehkan membawa bekal dalam perjalanan, baik roti, uang , baju serta tongkat. Tujuan dari hal ini adalah bahwa mereka diajarkan untuk hidup sederhana, barangkali hal ini juga dapat berguna untuk mengelakkan celaan bahwa mereka mencari keuntungan dari pelayanan mereka. Kedua, kalau mereka diterima, maka mereka boleh tinggal disana, sampai mereka berangkat kembali.

Ketiga, kalau mereka tidak diterima atau ditolak oleh orang, mereka harus mengebaskan debu yang ada di kaki mereka, perbuatan ini bukan mengungkapkan kebencian pribadi, melainkan suatu lambang, bahwa tempat itu harus dipandang sebagai tempat kafir, dengan maksud merangsang orang berpikir dan bertobat.

Dari bacaan diatas ini dapat kita pelajari bahwa orang dipilih atas kehendak Tuhan. Tuhan yang telah memilih orang tersebut pasti akan memperlengkapinya dengan kuasaNya, sehingga orang tersebut cakap melayaniNya. Orang yang melayani Tuhan sepenuhnya bergantung kepada Tuhan yang mampu menyediakan segala kebutuhannya. Tuhan Yesus juga mengingatkan akan realita yang ada di dalam dunia ini, ada orang yang dapat menerimanya dan ada juga orang yang menolaknya. Namun kita diharapkan untuk tidak perlu gelisah dengan orang-orang yang menolak kedatangan kita sebagai duta Kerajaan Allah, sesungguhnya mereka sedang menolak Kerajaan Allah. Hal ini juga mengingatkan kita bahwa berita Injil harus kita sampaikan bukan dengan kekuatan kita namun atas pertolongan Tuhan dan iman kita kepada Tuhan Yesus Kristus.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«