suplemenGKI.com

Persembahan Yang Hidup

 

Bacaan:  Roma 12:1-8

 

Pengantar
Kata persembahan tidak asing bagi kita semua, kata “persembahan” berarti pemberian kepada…”. Seseorang yang akan memberikan persembahan, biasanya barang atau sesuatu tersebut dipersiapkan dengan baik. Teristimewa kalau persembahan itu ingin diberikan kepada seseorang yang ia kasihi. Pada renungan hari ini kita akan memikirkan tentang persembahan yang hidup.

Pemahaman
Ayat 1: Apa yang dimaksudkan oleh Paulus tentang persembahan yang hidup dan yang berkenan kepada Allah?

Ayat 2: Bagaimana seseorang dapat berkenan kepada Allah?

Ayat 3-8: Apa yang Paulus katakan tentang kasih karunia? 

Dalam perjanjian lama, bangsa Israel telah terbiasa memberikan persembahan kepada Tuhan dengan cara mengorbankan binatang tertentu. Tentunya binatang yang akan dipersembahan kepada Tuhan, terlebih dahulu di sembelih atau dibunuh dulu. Jadi waktu mereka membawa persembahan ke mezbah, adalah binatang yang telah tersembelih atau mati. Maka Paulus mengingatkan alangkah indahnya kalau persembahan kepada Tuhan adalah persembahan yang hidup bukan yang mati yaitu persembahan tubuh kita kepada Tuhan. Nasihat Paulus bukan hanya berhenti kepada persembahan tubuh yang hidup, namun kudus dan yang berkenan kepada Tuhan.

Berkenan kepada Tuhan berarti orang tersebut menjaga kekudusan hidupnya dengan hidup tidak menuruti hawa nafsu duniawi. Orang yang berkenan kepada Tuhan berani melakukan pembaharuan budinya dan senantiasa mencari kehendak Allah di dalam hidupnya.

Sebagai orang-orang yang hidup berkenan kepada Tuhan, pasti ingin melayani Tuhan dengan segala sesuatu yang ia miliki. Salah satu hal yang diberikan Tuhan kepada setiap orang yang percaya adalah kasih karunia.

 Bermacam-macam karunia yang diberikan Tuhan kepada anakNya, karunia-karunia ini harus digunakan untuk memuliakan Tuhan bukan untuk menyombongkan diri sendiri atau memandang rendah orang yang tidak memiliki karunia seperti dirinya. 

Refleksi
Renungkan bagaimana kita telah memberikan persembahan kepada Tuhan? Renungkan pula, apakah kita telah memberikan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup, kudus dan berkenan kepada Tuhan?
Renungkan, apa yang telah kita kejar di dunia ini?

Tekadku
Aku akan mempersiapkan dan memberikan persembahan yang baik kepada Tuhan. Aku akan memberikan hidupku kepada Tuhan.

 

Tindakanku
Aku akan menjaga kekudusan hidupku dengan perkataan, pikiran dan perbuatan yang baik dan benar. Perkataan yang kotor tidak saya ucapkan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«