suplemenGKI.com

Roma 12:3-8

MELAYANI SESUAI PORSI

PENGANTAR
Kemarin kita telah belajar bahwa ibadah yang sejati harus dilakukan dalam bentuk yang sangat praktis, yaitu sikap dan tingkah laku yang muncul dari hati yang telah dibaharui dalam Kristus. Kita juga tahu bahwa menerapkan hal ini di tengah dunia yang tidak mengenal Allah tidaklah mudah. Karena itu, dalam bacaan hari ini, Paulus mengajak kita menerapkan hidup yang kudus dan yang berkenan kepada Allah itu di lingkungan yang lebih mendukung, yaitu di dalam tubuh Kristus. Pelayanan yang kita lakukan di dalam tubuh Kristus (yaitu gereja) adalah latihan yang baik sebelum kita melakukannya di tengah masyarakat.

PEMAHAMAN

  • Ay. 3. Apa maksud nasihat Paulus di ayat ini? Apa hubungannya dengan cara hidup dalam tubuh Kristus? Dan, apa hubungannya dengan karunia-karunia yang kita miliki?
  • Ay. 4-5. Mengapa komunitas orang-orang percaya digambarkan seperti tubuh? Apa peranan Kristus di sini?
    • Ay. 6-8. Bagaimana kita harus menggunakan karunia yang kita miliki?

Paulus menasihati kita agar tidak memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari yang patut kita pikirkan, melainkan sanggup menguasai diri menurut ukuran iman yang dikaruniakan Allah kepada kita. Dengan kata lain, kita harus berpikir (dan juga bertindak) sesuai dengan “porsi” kita masing-masing. Nasihat ini sangat penting ketika kita hidup dalam tubuh Kristus, atau di gereja. Di dalam komunitas orang percaya kita harus bergaul dan bekerja sama dengan banyak orang. Orang-orang tersebut, dengan berbagai kelebihan dan kekurangan mereka, mempunyai tempat dan peran mereka masing-masing. Kita pun mempunyai tempat dan peran kita sendiri.

Karena itu, komunitas orang percaya digambarkan seperti satu tubuh dengan banyak anggota. Gambaran tubuh ini digunakan untuk menekankan adanya keberagaman fungsi tiap anggota, namun juga kesatuan maksud dan kehendak. Kristus di sini berperan sebagai pemersatu, yang mengikat seluruh anggota menjadi satu kesatuan. Dalam konteks inilah bersikap, bertindak, dan berkata-kata sesuai dengan porsi menjadi sangat penting. Ketika bekerja sama di dalam tubuh Kristus itulah kita belajar untuk bersikap rendah hati dan menguasai diri.

Di bagian ini, Paulus juga memberikan nasihat praktis dalam menggunakan karunia yang kita miliki. Apapun karunia yang kita miliki, harus kita gunakan dengan sikap yang tepat, seperti yang ikhlas, rajin, dan penuh sukacita. Karunia yang tidak disertai dengan sikap yang tepat tidak jarang justru menimbulkan konflik dan menjadi batu sandungan.

REFLEKSI
Melayani dalam tubuh Kristus adalah salah satu cara terbaik untuk mempersembahkan hidup yang kudus dan berkenan bagi Allah. Sudahkah Anda terlibat dalam pelayanan?

TEKADKU
Ya Tuhan, aku bersyukur untuk karunia-karunia yang Engkau berikan kepadaku. Aku akan menggunakannya untuk melayani sesamaku.

TINDAKANKU
Aku akan berusaha menemukan salah satu karunia yang aku miliki dan menggunakannya dengan lebih sungguh-sungguh di dalam pelayananku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«