suplemenGKI.com

BUTUH PANDUAN HIDUP

Mazmur 19:12-15

 

PENGANTAR
Salah satu bukti kemajuan teknologi infomasi yang berbasis internet adalah banyaknya aplikasi yang dibuat untuk menentukan secara pasti lokasi tertentu.  Bahkan juga mampu menuntun dan memberikan jalan alternatif  bagi para pengguna untuk sampai ke tujuan dengan cepat.   Terlepas di beberapa pengalaman bisa terjadi kesalahan, namun kehadiran teknologi semacam ini sangat membantu.  Dalam konteks yang berbeda, pemazmur juga memandang demikian posisi dan fungsi Taurat Tuhan sebagai panduan hidup.  Bagaimana pemazmur menghayatinya?  Mari kita merenungkan!

PEMAHAMAN

  • Bagaimana sikap pemazmur terhadap Taurat Tuhan? (ayat 12)
  • Apa yang menjadi permohonan doa pemazmur? (ayat 13, 14)
  • Bagaimana saudara menghayati posisi Taurat Tuhan dalam kehidupan?

Kilas balik kehidupan sang pemazmur dalam bagian ini adalah Daud, menolong kita menghayati proses tumbuh kembang iman dalam relasinya dengan Tuhan.  Pemazmur juga pernah memandang kehidupan dunia ini penuh pergumulan, misalnya diungkapkan dalam Mazmur 17 dan 18.  Hidup penuh kegelisahan dan penuh perjuangan dalam membangun pengharapan.  Melalui proses hidup yang panjang dan tekun melewati tantangan kehidupan, baik pribadi maupun bersama, pemazmur sadar bahwa kehidupan yang lalu terjadi akibat manusia tidak taat pada Taurat Tuhan.  Enggan melibatkan Allah dan bergantung pada kekuatan dirinya sendiri.  Pemazmur pun pernah menjadi bagian dari kegagalan hidup yang seperti itu. Dinamika hidup yang tidak mudah menghantar pemazmur akhirnya mengenal dan mengalami Tuhan.

Pemazmur meyakini bahwa manusia diajar untuk hidup menurut tujuan Tuhan.  Ayat 12-13 pemazmur berkata “Lagipula hamba-Mu diperingatkan oleh semuanya itu, dan orang yang berpegang padanya mendapat upah yang besar.  Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari.”  Daud memiliki kesediaan dan kepekaan diri akan peringatan-peringatan yang Allah sampaikan kepadanya.  Dia mengakui bahwa Taurat Tuhan adalah panduan hidup yang di dalam ketaatan melakukannya, akan mampu mengubah manusia berdosa menjadi manusia mulia di hadapan Allah.  Itu sebabnya, Pemazmur bersaksi, bahwa hanya ketaatan pada Taurat Tuhan, maka manusia ciptaan-Nya dapat mengalami kesegaran jiwa dan hati yang penuh sukacita.  Inilah yang Pemazmur hayati sebagai “upah yang besar” (ayat 12), yaitu kepastian penyertaan Allah dalam pergumulan hidupnya.

Pemazmur  mengajak kita untuk mempunyai kesediaan dan ketaatan hidup dalam firman Tuhan.  Manusia dan peristiwa yang terjadi akan silih berganti;  datang dan pergi.  Namun Allah dan seluruh kebenaran Firman-Nya tetap sama.  Kuasa Allah yang memandu kehidupan melalui sabda-Nya akan selalu memberikan panduan melewati pergumulan dalam kehidupan.

REFLEKSI
Mari merenungkan: Jika saat berkendara menuju satu tempat atau tujuan kita membutuhkan panduan arah atau semacam GPS maka dalam kehidupan dengan segala persoalannya yang bisa berubah-ubah; kita pun selalu membutuhkan firman Tuhan yang memandu perjalanan kehidupan.

TEKADKU
Tuhan Yesus tolonglah agar aku bersedia ikuti panduan arah-Mu, walau terkadang tidak sesuai dengan arah yang ingin aku lalui.  Ajar aku percaya bahwa panduan arah yang Engkau berikan itu menuju kebaikan walau terkadang tidak mudah aku jalani.

TINDAKANKU
Aku mau berubah dan mengikuti panduan arah yang benar, sesuai firman-Nya, saat mengambil keputusan dan tindakan bersama keluargaku dalam pekerjaan dan pelayanan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*