suplemenGKI.com

Jumat, 23 April 2021

22/04/2021

TUHAN ADALAH GEMBALAKU

Mazmur 23:1-6

 

Pengantar
Bagaimana rasanya hidup yang dipimpin oleh Tuhan? Dengan mudah, kita dapat menebak bahwa hidup yang dipimpin oleh Tuhan pasti akan membawa kedamaian, ketenteraman, sukacita, atau kesejukan di dalam hati kita. Bagi kita yang selalu beriman tentu kita pernah merasakannya.

Pemahaman

  • Ayat 1-3               : Mengapa Daud menggunakan istilah “gembala”?
  • Ayat 4-6               : Apa keuntungan dalam menjadikan Tuhan sebagai gembala?

Sejak masa muda, Daud adalah seorang yang selalu dipimpin oleh Tuhan. Berbagai kehendak Tuhan bekerja atasnya. Daud sesungguhnya adalah seorang gembala. Ketika Samuel mengikuti perintah Tuhan untuk mengurapi anak Isai, Daud sedang ada di padang untuk menggembalakan kambing domba (1Sam. 16:11). Pekerjaan sehari-hari Daud sebagai seorang gembala ternyata memperkuat panggilan dari Tuhan untuk menjadikannya pemimpin bagi bangsa Israel. Bagian lain dari refleksi Daud atas pekerjaannya sebagai seorang gembala dapat kita lihat ketika dengan gagah berani, Daud siap menghadapi tantangan Goliat. 1 Samuel 17:37a, “TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan dari cakar beruang, Dia juga yang akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu”. Dengan demikian, alasan pertama Daud menggunakan istilah “gembala” adalah karena ia menggambarkan kehadiran Tuhan seperti peran gembala yang dilakukannya. Kedua, Tuhan menjaga setiap domba-Nya seperti Daud yang menjaga domba-dombanya dengan penuh jaminan perlindungan. Refleksi Daud yang begitu kuat akan kehadiran Tuhan dalam hidupnya membuat dirinya sebagai seorang pemazmur menggambarkan kehadiran Tuhan sebagai seorang gembala yang tidak hanya membiarkan domba-dombanya berkeliaran di padang rumput, tetapi Tuhan adalah gembala yang juga selalu menjaga dan melindungi anak-anak-Nya yang hidup dalam pimpinan-Nya. Daud, sang pemazmur, menuliskan secara rinci hal-hal yang dilakukan oleh Tuhan dalam kehidupannya. Perincian itu adalah tanda-tanda kehadiran Tuhan di dalam kehidupan setiap orang. Bagi mereka yang menjadikan Tuhan sebagai gembala kehidupan, maka tidak akan merasa kekurangan, merasakan kesejukan atas hidup yang seperti di atas rumput hijau dan dibimbing ke air yang tenang. Peran Tuhan sebagai gembala selalu memberikan jalan yang penuh dengan kebenaran di dalam kehidupan setiap hari.

Tidak banyak gembala yang memiliki kemampuan seperti Daud, yang mampu menghalau serangan-serangan dari hewan buas yang ingin memangsa dombanya. Demikian juga dengan peran Tuhan yang diimani oleh Daud. Daud sebagai domba yang dikasihi oleh Tuhan merasakan perlindungan tersebut. Daud dalam Mazmur 23 ayat ke empat menggunakan istilah “lembah kekelaman”, yang ingin menunjukkan bahwa dalam kesulitan kehidupan, Tuhan mampu menolongnya dan membuatnya tetap berani karena ada jaminan kehidupan yang diberikan oleh Sang Gembala. Daud menutup Mazmur ini dengan sebuah komitmen atas semua kebaikan yang sudah dilakukan oleh Tuhan di dalam kehidupannya. Ia merasa sangat diperhatikan dan dijaga seluruh kehidupannya, bahkan seumur hidupnya. Daud berkomitmen untuk diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa (ayat 6), yang juga berarti sepanjang hidupnya ia akan selalu beriman kepada Tuhan.

Refleksi
Daud menggunakan perannya sebagai gembala untuk menggambarkan kehadiran Tuhan sebagai Gembala kehidupannya. Sang Gembala selalu menuntun hidup kita ke jalan yang benar. Sang Gembala selalu melindungi kita di situasi yang sulit dan tidak menyenangkan, bahkan menolong kita untuk menghadapi bahaya kehidupan. Sang Gembala juga selalu memberkati kita di sepanjang kehidupan kita, sehingga kita dengan sepenuh hati akan selalu hidup di dalam tuntunan-Nya, Sang Gembala Kehidupan kita. Pada saat ini, apakah Saudara mampu merasakan kehadiran Tuhan di dalam kehidupan Saudara, baik di dalam situasi yang menyenangkan atau dalam situasi yang menyulitkan? Marilah kita belajar dari Daud untuk dapat menghadirkan Tuhan sebagai Gembala Kehidupan yang menuntun kehidupan kita! 

Tekadku
Tuhan, kami bersyukur atas kehadiran-Mu sebagai Gembala bagi kehidupan kami. Ajarlah kami untuk selalu merasakan tuntunan-Mu dan perlindungan-Mu yang nyata di dalam kehidupan kami.

Tindakanku
Pada hari ini, saya akan menceritakan satu cara Tuhan dalam menjaga kehidupan saya kepada anggota keluarga saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«