suplemenGKI.com

Jumat, 22 Mei 2015

21/05/2015

Roma 8:22-25

PENGHARAPAN YANG TIDAK SIA-SIA

 

Pengantar
Saat kita menjadi pengikut Kristus tentu kita punya berbagai harapan kepada Kristus. Ada banyak orang menganggap bahwa ketika menjadi pengikut Kristus semua akan jadi lebih baik, penderitaan berkurang, semuanya jadi seperti yang kita inginkan. Dan ketika semua itu tidak terjadi kita menjadi kecewa dan tidak jarang meninggalkan Kristus.

Bacaan kita kali ini mau menjelaskan bagaimana sesungguhnya kehidupan kita sebagai pengikut Kristus yang telah terpilih menjadi anak-anak Allah. Apakah pengharapan yang kita miliki adalah pengharapan yang sia-sia. Mari kita baca dan renungkan apa yang dituliskan dalam surat Roma 8:22-25.

Pemahaman
Ayat 22-23  Apa yang Paulus hendak sampaikan melalui pernyataannya tentang keluhan dan rasa sakit ketika bersalin jika dihubungkan dengan keadaan jemaat Kristen?

Ayat 24-25  Apakah yang tengah diharapkan oleh jemaat Kristen?

Hidup sebagai seorang Kristen di masa kini sedikit banyak tentu berbeda situasinya dengan kehidupan sebagai seorang Kristen di masa lalu. Di masa awal kehadirannya, kekristenan mendapat sambutan yang tidak baik. Orang-orang Kristen di masa lalu harus menghadapi penganiayaan yang sangat berat. Kondisi itu tentu membuat jemaat berharap kedatangan Kristus kedua kali agar mereka dapat terlepas dari penderitaan. Dalam situasi dan keadaan yang demikian, Paulus hendak menguatkan jemaat agar tetap bertahan dalam iman mereka dan tetap berpengharapan. Menderita sebagai Kristen sama halnya seperti manusia atau hewan yang merasakan sakit saat bersalin (ayat 22-23).Namun rasa sakit itu tidak akan berlangsung terus menerus. Sebab ALLAH akan segera menyatakan kemuliaan-NYA melalui kedatangan Kristus, dan akan membawa mereka ke dalam kehidupan indah yang kekal dan abadi (ayat 24-25)

Refleksi
Apakah kita masih memiliki pengharapan? Ataukah kita sudah menjadi putus asa? Masihkah kita bersedia mengikut Kristus? Bersedia memikul salib dalam kesetiaan, apapun tantangan yang dihadapi? Masihkah kita memiliki pengharapan akan kehidupan surgawi yang ALLAH janjikan?

Tekad
Ya ALLAH kuatkan dan mampukan kami untuk hidup setia memikul salib. Tolong kami untuk tetap berpengharapan meski kami diperhadapkan pada banyak tantangan dan penderitaan.

Tindakan
Belajar untuk tidak menyerah dalam menghadapi tantangan dan cobaan. Tetap setia dan tekun menjadi pengikut Kristus.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»