suplemenGKI.com

Markus 9: 30-32

“PERJALANAN MEMIKUL SALIB”

 

PERTANYAAN PENUNTUN PEMAHAMAN ALKITAB

  1. Berita penting apakah yang Yesus sampaikan kepada para muridNya?
  2. Apa tujuan Yesus menyampaikan kabar tersebut kepada para murid?
  3. Apa yang kita pelajari dari Yesus dalam perjalanan hidupNya menyongsong salib?

 

RENUNGAN

Dalam Injil ini secara tersirat dinyatakan bahwa Yesus sedang bergerak menuju Yerusalem dan itu berarti berjalan menuju salib yang telah menunggu-Nya di sana. Pada kesempatan ini Yesus kembali memberitahukan perihal derita dan kematian yang akan Dia alami. Pemberitahuan kali ini berbeda dengan pemberitahuan sebelumnya (Markus 8: 31). Kali ini Yesus menambahkan satu ungkapan: Anak manusia akan diserahkan ke tangan manusia dan mereka akan membunuh Dia.” (Markus 9: 31).  Apa yang Yesus katakan dan lakukan ini dapat berfungsi sebagai pemberitahuan, keteladanan, dan juga berfungsi sebagai peringatan kepada para murid.

Dalam Injil, dicatat ada tiga kali Yesus memberitahukan tentang penderitaanNya. Ini semua menegaskan kepada kita bahwa Yesus sudah tahu apa yang akan terjadi pada diriNya, bahkan dari semula tujuan kedatanganNya telah ditetapkan untuk menderita, menjadi korban penebusan bagi manusia. 

Yesus tahu penderitaan yang akan terjadi pada-Nya merupakan  inisiatif Allah untuk menggenapi maksud penyelamatan-Nya. Dengan semua gambaran yang jelas tentang penderitaanNya, Yesus tetap dengan berani, rela menjalani hidupNya. Bukan secara terpaksa tetapi karena ketaatanNya kepada Allah Bapa dan kasihNya yang besar kepada manusia. 

Tujuan yang lain dari pemberitahuan ini adalah karena Yesus ingin mengajar para muridNya untuk mengetahui implikasi dari hidup mengikut Mesias. Yesus bukan sedang mengiming-iming mereka dengan segala kenyamanan hidup di dunia, tetapi justru Ia memaparkan segala tantangan dan konsekuensi hidup sebagai pengikut Kristus yang tidak mudah. 

Tetapi ketegaran, keberanian, kerelaanNya menempuh jalan derita itulah yang menjadi teladan dan sumber kekuatan bagi setiap orang percaya di masa kini untuk menempuh salibnya masing-masing.  Karena Kristus bisa menang menghadapi semua penderitaanNya, maka kemenangan yang sama juga akan menjadi pengalaman hidup setiap orang yang percaya kepadaNya.  Penderitaan yang sudah dilewatiNya juga menjadi sumber penghiburan bagi setiap orang Kristen yang saat ini menanggung derita, bahwa Kristus tahu dan bisa turut merasakan beratnya penderitaan itu.  Ia mengerti bahasa air mata kita.  Karena itu Kristus dapat menjadi Allah yang berkuasa dan sekaligus Sobat yang setia menemani kita menghadapi penderitaan dan menyongsong kemenangan kita.

 

Kemenangan Kristus menjadi jaminan kemenangan setiap orang yang terus meneladaniNya dalam jalan penderitaan

 

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*