suplemenGKI.com

Efesus 1:15-18

MENGENAL DIA DENGAN BENAR (Bagian 1)

 

Pengantar
‘Mengenal’ adalah tindakan penting dalam sebuah relasi.  Dengan mengenal maka seseorang bisa bicara lebih dalam sehingga saling mengerti.  Agar pengertian tidak salah maka proses mengenal harus benar.  Hal itu berarti usaha ‘mengenal dengan benar’ menjadi hal yang terpenting.  Apalagi jika hal itu berkaitan dengan pengenalan kita akan Kristus.  Itulah yang dilihat Paulus dalam jemaatnya di Efesus.  

 

Pemahaman
Ayat 15-16:  Paulus bersukacita mendengar kehidupan jemaat di Efesus!  Mengapa?
Ayat 17-19:  Apa saja doa Paulus bagi jemaat-Nya?
Apakah kita bisa melihat hal penting yang harus kita miliki didalam pengenalan kita kepada-Nya?  Bagaimana pengenalan kita akan Kristus?

Bagian ini ditulis rasul Paulus kepada jemaatnya di Efesus ketika dia masih berada dalam penjara di Roma (Ef. 3:1, 4:1).  Setelah sepuluh tahun berada dalam penjara di Roma, baru kemudian Paulus menulis suratnya kepada jemaat yang dikasihinya di Efesus.  Melalui suratnya Paulus ingin menyampaikan kebenaran-kebenaran penting tentang Kristus dan kehidupan jemaat.  Tembok penjara tidak menjadi penghalang bagi Paulus untuk memperhatikan kebutuhan rohani dan pertumbuhan iman jemaat yang didirikannya.    Ayat 15-16 “Karena itu, setelah aku mendengar tentang imanmu dalam Tuhan Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus, akupun tidak berhenti mengucap syukur karena kamu. Dan aku selalu mengingat kamu dalam doaku.”  Paulus bersukacita dan mengucap syukur tentang keadaan jemaat Efesus sebab mereka memiliki iman yang teguh di dalam Kristus dan kasih yang nyata bagi orang lain.  Padahal, saat itu jemaat hidup di tengah-tengah tekanan dan ancaman sebagai orang percaya.  Bukan hanya itu, jemaat juga hidup di tengah-tengah lingkungan penduduk Efesus yang menyembah dewi Artemis.  Tantangan yang tidak mudah!

Namun yang menarik adalah Paulus bukan hanya bersukacita dan mengucap syukur tetapi juga tidak berhenti berdoa bagi jemaatnya.  Di dalam penjara Paulus berdoa untuk hal penting bagi pertumbuhan iman jemaatnya.  16b-18  “Dan aku selalu mengingat kamu dalam doaku, dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, … supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar.  Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, …”  Bagi Paulus, selain iman dan kasih, hal penting yang harus dimiliki dan dialami jemaat Efesus adalah mengenal Dia dengan benar.  Oleh sebab itu, Paulus berdoa dengan sungguh-sungguh agar jemaatnya dikaruniakan Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia.  Paulus meminta agar Dia mengaruniakan mata hati yang terang bagi jemaatnya agar dapat mengenal Allah dengan benar.   Apakah pentingnya ‘mengenal Dia dengan benar?’  (bersambung)


Refleksi

Ikut Tuhan bukan hanya sekadar ikut-ikutan.  Seharusnya ikut Tuhan berarti menjadi orang percaya yang mau mengusahakan ‘mengenal Dia dengan benar’.  Pengenalan akan Dia sangat berdampak terhadap sikap, tindakan dan pengharapan kita kepada-Nya.  Maka ‘mengenal DIA dengan benar’ adalah hal yang terpenting dalam hidup beriman.

Tekadku
Tuhan bimbing aku mengenal-Mu dengan benar!

Tindakanku
Aku mau memaknai segala sesuatu yang terjadi dalam hidupku bersama DIA agar melalui perjalanan hidup aku mengenal DIA dengan benar.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«