suplemenGKI.com

JUMAT, 21 MARET 2014

20/03/2014

Roma 5:1-5

ORANG YANG DIBENARKAN

 

Pengantar
Sering kita jumpai iklan sebuah bank seperti ini “Menabunglah di Bank kami karena setiap Rp.100.000 yang anda tabung, anda berhak mendapat 1 point.  Makin banyak point yang anda kumpulkan, makin besar kesempatan anda meraih hadiah milyaran rupiah”.  Bayangkan  seandainya iklan seperti ini datang dari sorga yang berbunyi “Datanglah kepada Yesus,  bawalah perbuatan  baik anda.  Makin banyak kebaikan yang anda bawa maka makin besar kesempatan anda mendapat hadiah keselamatan kedudukan yang baik disorga”.  Jikalau memang demikian, apakah kita bisa mendapatkan keselamatan itu?  Hal inilah yang ingin Paulus sampaikan kepada kita melalui bacaan firman Tuhan hari ini.

Pemahaman

  • Mengapa kita disebut sebagai orang-orang yang beroleh kasih karunia?  (ayat 1-2)
  • Menurut Paulus bagaimana seharusnya sikap kita saat menghadapi kesengsaraan?  (ayat 3-5)

Dalam suratnya kepada jemaat di Roma, kata-kata pertama yang ditulis rasul Paulus pada pasal 5 ini adalah “Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman”.  Dalam hal ini Paulus ingin mengingatkan jemaatnya bahwa:  Pertama, Kita bukan orang benar  tetapi “DIBENARKAN”.  Kedua, Pembenaran yang kita peroleh bukan hasil dari perbuatan kita melainkan karena kasih karunia Tuhan Yesus Kristus.  Ketiga, Pembenaran yang dikerjakan Kristus membuat kita hidup dalam dalami sejahtera dengan Allah.  Ketiga hal ini membuat kita bisa bermegah di dalam Kristus sebab setiap orang percaya memiliki jaminan keselamatan dan menerima kemuliaan Allah (ay.2).

Menerima kasih karunia yang begitu besar bukan berarti kita hidup bebas dari persoalan dan penderitaan.  Selama kita hidup di dunia ini maka akibat dosa tetap kita alami.  Namun, janganlah kita anggap persoalan dan penderitaan yang hadir dalam hidup kita itu sebagai hukuman sehingga akhirnya membuat kita jatuh dalam iman dan tak berpengharapan.  Persoalan dan penderitaan kita maknai sebagai bagian hidup yang membuat kita makin dekat dengan kasih karunia-Nya.  Di dalam persoalan dan penderitaan kita menyadari sepenuhnya bahwa kita mengalaminya bersama dengan DIA.  Paulus menasihatkan agar penderitaan kita ubah menjadi buah iman yang membuat kita tekun dan tahan uji.

Refleksi
Seandainya kita diminta mengumpulkan setiap hari 10 tanda tangan orang yang merasakan kebaikan kita, sehingga dalam seminggu harus ada 70 tanda tangan sebagai wujud kebaikan kita.  Lalu kita bawa ke gereja, untuk pengampunan dosa.  Bisakah hal itu kita capai?  Rasanya hal itu sulit kita lakukan, sebab kenyataannya hari lepas hari kita bergumul dengan banyak dosa dan kesalahan.  Kita tak sering lupa berbuat baik.  Contoh kecil: saat kita makan kita lupa mengucapkan terima kasih kepada orang yang telah menyiapkannya, meskipun kita sudah berdoa waktu makan.  Jadi hanya kasih karunia Allah saja yang telah membenarkan kita, dalam iman kita kepada Kristus Yesus.  Marilah kita belajar untuk hidup benar dengan selalu belajar dari kehidupan Yesus.

Tekadku
Tuhan, kasih-Mu yang besar telah membuat aku memperoleh pembenaran dalam iman kepada Yesus Kristus.  Maka, buatlah aku selalu mengingat  kasih karuniaMu ini sehingga aku menjadi kuat sekalipun persoalan dan penderitaan hadir dalam hidupku.

Tindakanku
Mulai hari ini aku belajar untuk tidak mudah mengeluh dalam persoalan dan penderitaan, sebagai bukti ucapan syukur atas kasih karunia-Nya.  Aku mau lebih bertekun dalam doa kepada-Nya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«