suplemenGKI.com

PENTINGNYA DOA SYAFAAT (bagian 2)

1 Timotius 2:3-7

 

Pengantar
Kemarin kita telah merenungkan bersama bagaimana nasehat Paulus kepada Timotius dan jemaat Efesus yang dilayaninya, agar mereka berdoa bagi semua orang, raja-raja dan semua pembesar. Hal itu juga mengingatkan kepada kita untuk tidak menjadi egois, melainkan memiliki hati yang terbuka dan peka akan pergumulan orang lain. Hari ini kita juga akan melanjutkan tentang pentingnya doa syafaat, yang merupakan lanjutan dari bagian sebelumnya. Marilah kita merenungkannya.

Pemahaman

  • Ayat 3-6         : Apa yang menjadi dasar nasehat Paulus agar Timotius dan jemaat Efesus menaikkan doa bagi semua orang, raja-raja dan semua pembesar?
  • Ayat 7             : Apakah pentingnya doa syafaat yang hendak Paulus sampaikan dalam ayat ini?

Adapun yang menjadi dasar nasehat Paulus agar Timotius dan jemaat Efesus menaikkan doa bagi semua orang adalah kasih karunia Allah yang menghendaki semua orang memperoleh pengetahuan akan kebenaran (ayat 4).  Dosa telah merusak hubungan manusia dengan Allah, dan oleh karenanya manusia harus mendapatkan penghukuman. Allah menginginkan kesejahteraan, bukan kebinasaan. Allah mengaruniakan Anak-Nya yang Tunggal, yakni Yesus Kristus, yang menjadi pengantara Allah dan manusia (ayat 5). Kristus adalah jalan dan kebenaran, dan dengan demikian Dia adalah hidup. Kristus menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan dan Dia-lah yang mengerjakan keselamatan bagi kita (ayat 6).  Kita yang seharusnya binasa oleh karena dosa, Kristuslah yang menggantikannya. Ia telah memperdamaikan kita dengan Allah sehingga kita menjadi milik Allah sepenuhnya dan berhak menjadi ahli waris-Nya.

Ketika Kristus telah menuntaskan misi-Nya di dunia, Ia naik ke Sorga. Misi-Nya diteruskan oleh para murid. Mereka memberitakan Injil bukan hanya untuk bangsa Yahudi saja, melainkan juga bagi bangsa non Yahudi. Paulus sendiri, sesudah ia ditahbiskan sebagai pemberita Injil dan rasul, memberitakan kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi kabar baik tentang penebusan dan keselamatan oleh Yesus Kristus (ayat 7). Dengan melihat bahwa dasar dari doa syafaat adalah kasih karunia Allah, maka Paulus hendak menyampaikan bahwa doa syafaat yang dinaikkan juga membawa seseorang turut mengambil bagian dalam karya penebusan Kristus dan pemberitaan Injil.

Refleksi
Salah satu pokok doa yang hampir terlupakan oleh kita adalah berkaitan dengan pemberitaan Injil. Ada kalanya kita terlalu sibuk dengan pokok doa pribadi, padahal kita perlu mendoakan para hamba Tuhan agar dalam setiap pemberitaan Firman Tuhan yang disampaikan menjadi pedoman dalam hidup orang Kristen. Bahkan ada kalanya kita juga jarang mendoakan para pelayan Tuhan yang bergerak di bidang misi. Oleh karena itu, marilah kita belajar untuk mengesampingkan ego dan mencoba melihat lebih jauh pergumulan akan pekerjaan Tuhan yang perlu dibawa dalam doa. 

Tekad
Ya Tuhan, ampuni bila selama ini aku terlalu mengutamakan diri sendiri dan kurang memiliki kepekaan terhadap orang lain. Ajarku untuk memiliki hati yang mau berdoa bagi para hamba-hamba-Mu yang saat ini sedang berjuang di ladang pelayanan mereka.

Tindakan
Hari ini aku akan meluangkan waktu untuk berdoa bagi hamba-hamba Tuhan yang melayani di gerejaku, lembaga-lembaga misi dan hamba Tuhan yang bergerak di bidang misi.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*