suplemenGKI.com

Jumat, 20 Maret 2015

19/03/2015

Yesus Memberitakan PenderitaanNya

Yoh 12:20-33

 

Pengantar
Biasanya orang senang membicarakan sesuatu yang baik atau yang menyenangkan saja, sangat sulit sekali untuk membicarakan hal-hal yang menyedihkan atau yang tidak menyenangkan. Apalagi menceritakan sesuatu yang akan dialami dalam kondisi yang menderita, bahkan menceritakan kematiannya. Orang akan segera mengalihkan pembicaraan tentang penderitaan menjadi topik yang berbeda. Hal ini tentu berbeda dengan apa yang akan dikatakan Yesus kepada murid-murid-Nya, mari kita perhatikan bagian bacaan kita hari ini.

Pemahaman
Ay 20-21,Apa yang diharapkan orang-orang Yunani tersebut?
Ay 22-23, Apa yang dilakukan Filipus danAndreas ?
Ay 24-26, Apa yang Yesus katakan kepada murid-murid-Nya?
Ay 27, Apa yang Yesus pergumulkan?
Ay 28-30, Apa yang terdengar dari sorga?

Bagian perikop yang diatas bacaan kita, menceritakan kota Yerusalem menjadi heboh,ketika Yesus berjalan menuju Yerusalem. Banyak orang yang mengambil daun palem dan bersorak-sorak: “Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, Raja Israel! Banyak orang mengenal Yesus sebagai orang yang menyembuhkan orang sakit, membangkitkan orang mati dan sebagai orang yang banyak membuat mujizat. Maka banyak dari mereka yang mengelu-elukan Yesus sebagai raja orang Israel.

Rupanya Yesus tidak larut dalam euforia sesaat saja, Yesus tetap  fokus menjalankan misi Allah di dunia ini, maka Yesus mulai menceritakan tentang penderitaan yang akan dialami oleh-Nya dari tua-tua Yahudi, ahli Taurat dan orang-orang Farisi. Bahkan Yesus menceritakan bahwa Dia harus menjalani penderitaan ini sampai kematian-Nya. Yesus justru menyatakan bahwa dengan kematian-Nya maka akan menghasilkan buah banyak.

Yesus mengingatkan sebagai pengikut-Nya harus melayani-Nya dan berada dimana Yesus berada, serta ia tidak menyayangkan nyawanya untuk-Nya. Pengikut Yesus yang berbuat demikian maka ia akan mendapatkan hidup kekal dan dihormati oleh Bapa di Surga.

Tidak dapat disangkali bahwa Yesus juga bergumul ketika akan menjalani jalan salib tersebut (ay 27), namun Yesuspun juga menyadari bahwa Ia datang ke dalam dunia ini memang harus menjalani jalan salib ini. Maka terdengarlah suara yang menyatakan:”Aku telah memuliakanNya dan Aku akan memuliakan-Nya lagi! Suara ini menegaskan bahwa apa yang telah dijalani Yesus telah memuliakan nama Bapa, maka Bapa akan terus memuliakan Yesus.

Refleksi
Renungkan sebentar, apakah penderitaan Kristus telah kita resapi dalam hidup ini?

Tekadku
Ya, Tuhan, seringkali kami hanya senang dengan berita yang gembira saja, namun biarlah hari ini kami merenungkan penderitaanMu yang menyelamatkan kamiorang berdosa.

Tindakanku
Sebagai bentuk menghayati penderitaan Kristus, aku mau menyangkal diri dengan cara mengurangi kesenangan pribadiku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»