suplemenGKI.com

JUMAT, 20 JUNI 2014

19/06/2014

ROMA 6: 1-11

“MATI BAGI DOSA, HIDUP BAGI ALLAH”

 

PENGANTAR

Jika kemarin kita membahas mengenai dua pandangan dan sikap yang keliru dalam penghayatan terhadap karya pembenaran yang Allah lakukan melalui Yesus Kristus, maka hari ini kita akan melanjutkannya dengan pergumulan hidup sesehari yang dialami orang-orang yang sudah percaya kepada Kristus.

PEMAHAMAN

  1. Dikaitkan dengan perkataan Paulus di ayat 3-5 dan ayat 7, apakah setelah menjadi orang percaya, Anda kehilangan kemampuan untuk berbuat dosa?
  2. Apa hubungan antara baptisan dengan perjuangan kita melawan dosa?
  3. Ayat 10-11 memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai hidup baru yang disebutkan di ayat 4. Apa ciri-ciri hidup baru yang disebutkan di ayat ini?

Paulus mengajar orang-orang Roma bagaimana menjalani hidup sebagai orang-orang yang telah dibenarkan dalam iman. Paulus menyebutkan dua dampak besar yang terjadi pada setiap orang yang dibaptiskan. Pertama, baptisan merupakan tanda bebasnya seseorang dari kuasa dosa. Artinya, dengan kuasa kematian Kristus, kita tidak lagi menghambakan diri kepada dosa. Kita bisa mengalahkan dosa. Tidak ada dosa yang bisa memperbudak kehidupan kita. Sungguh malang bila seorang Kristen tidak paham mengenai kuasa rohani ini dan membiarkan dosa terus-menerus menguasai hidupnya. Dengan demikian, semua perasaan tidak mampu lepas dari ikatan dosa bukanlah bagian dari hidup orang-orang percaya. Bahkan semua dakwaan Iblis yang dimunculkan lewat rasa tidak layak menghampiri Allah, yang membuat kita semakin jauh dan melarikan diri dari hadirat Allah harus disingkirkan.

Kedua, baptisan menandai perubahan arah hidup seseorang. Mereka yang ambil bagian dalam baptisan berarti ambil bagian dalam kebangkitan Kristus. Seperti Kristus hidup bagi Allah, mereka yang ambil bagian dalam kebangkitan-Nya juga harus “hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus”.Masih banyak orang Kristen yang hidup bagi dirinya sendiri. Allah hanya dimanfaatkan untuk mendatangkan berkat bagi dirinya. Sementara itu, rencana Allah dalam hidupnya diabaikan begitu saja. Misi dan cara hidup Kristus tidak diikutinya.

REFLEKSI
Masihkah Anda ingat kapan Anda menerima sakramen baptisan kudus? Bandingkan dengan kehidupan Anda yang lama (dulu), apakah dampak sakramen baptisan yang nampak nyata dalam kehidupan Anda sehari-hari sekarang ini?

TEKADKU
Terima kasih Tuhan Yesus karena kematian dan kebangkitanMu telah melepaskan kami dari perhambaan dosa. Di dalam persekutuan dengan Engkau, kami dimampukan untuk mengendalikan dan menguasai diri sedemikian rupa untuk tidak bertekun dalam dosa, sebaliknya dimampukan untuk mempersembahkan hidup yang berkenan kepadaMu. Amin.

TINDAKANKU
Rekomitmen dan melepaskan diri dari dosa-dosa yang mulai kita biarkan mengikat kita, yaitu : ________

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»