suplemenGKI.com

PENGORBANAN DARAH YESUS

Ibrani 9:13-14

 

Pengantar
Apakah yang terlintas dalam pikiran kita ketika kita mendengarkan kata pengorbanan? Mungkin kata ini tepat digunakan untuk menjelaskan tindakan seorang prajurit yang berjuang rela mati untuk membela negaranya. Kata ini juga dapat digunakan untuk melihat apa yang dikerjakan oleh orang tua, ketika mereka harus bekerja keras siang malam untuk menyediakan kebutuhan keluarga dan mempersiapkan kebutuhan anak. Pengorbanan juga bicara tentang seorang sahabat yang memberikan waktu, tenaga, pikiran dan hatinya untuk mendengarkan pergumulan orang lain. Di antara semua itu, tidak ada pengorbanan yang jauh lebih mulia seperti yang Yesus lakukan bagi kita di atas kayu salib. 

Pemahaman

  • Ayat 13  : Mengapa Yesus mau mempersembahkan darah-Nya (diri-Nya) kepada Allah sebagai persembahan?
  • Ayat 14  : Apakah makna dari darah Yesus yang ia korbankan kepada Allah bagi hidup kita? Apakah tujuan Yesus mengorbankan darah-Nya bagi kita?
  • Apa yang harus kita lakukan atas pengorbanan Yesus bagi kita?

Darah di dalam persembahan Perjanjian Lama merupakan lambang persembahan korban utama yang akan datang kelak. Darah yang memungkinkan bangsa Israel menghampiri hadirat Allah. Darah Kristus merupakan sumber dan janji atas penebusan kekal yang diberikan oleh Yesus Kristus kepada kita, karena Ia sangat mengasihi umat-Nya.

Karya pendamaian dan penebusan oleh Kristus ini memenuhi baik tuntutan hukum Taurat maupun tuntutan pribadi dari hati nurani yang bersih. Karya yang telah dilakukan oleh Tuhan Yesus ini menghasilkan kesucian hati nurani dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia. Semua kesalahan, rasa malu dan cela yang disebabkan karena dosa yang kita lakukan telah dihapuskan oleh karena pengampunan-Nya yang dicurahkan bersama dengan tercurahnya darah Anak Domba Allah.

Ketika kita mendapatkan pengampunan-Nya karena iman, hati nurani kita juga dibersihkan dan disucikan. Dengan demikian, kita dapat beribadah kepada Dia, Allah yang hidup. Kristus mati supaya dosa-dosa kita dapat diampuni. Dia memberikan hidup-Nya kepada setiap orang yang percaya kepada-Nya. Oleh sebab itu, kita tidak boleh menyia-nyiakan pengorbanan-Nya yang sangat besar itu dengan cara hidup berkenan di hadapan-Nya, dan tidak melakukan segala sesuatu yang mengecewakan hati Tuhan, melayani Tuhan dengan hidup kita serta memberitakan kasih dan pengorbanan Yesus kepada orang lain.

Refleksi
Bersyukurlah atas pengorbanan Yesus di atas kayu salib yang memberikan kita keselamatan dan hidup yang kekal. Dan jangan sampai kita menyia-nyiakan anugerah keselamatan yang Tuhan sudah berikan kepada kita yang percaya kepada-Nya.

Tekadku
Tuhan tolong saya untuk bisa menggunakan kesempatan hidup dalam anugerah-Mu ini dengan menjaga hidup agar berkenan di hadapan-Mu dan hidup untuk memuliakan nama-Mu

Tindakanku
Bersyukur untuk pengorbanan Tuhan dengan cara hidup berkenan di hadapan-Nya dan tidak melakukan dosa….. yang masih sering saya lakukan. Dan berusaha memuliakan nama Tuhan dengan melayani Tuhan di gereja, di sektor, di lingkungan dan di mana pun saya berada dengan karunia yang Tuhan sudah percayakan kepada saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«