suplemenGKI.com

Jumat, 2 Juli 2021

01/07/2021

MENGHADAPI TEKANAN HIDUP

Mazmur 123:1-4

 

Pengantar
Untuk mendapatkan hasil perhiasan yang paling baik, emas atau logam lainnya harus ditempa sedemikian rupa, melewati proses-proses yang rumit, sehingga dapat menjadi perhiasan yang menarik dan membuat pemakainya menjadi semakin terlihat lebih cantik. Semakin rumit prosesnya, semakin bagus hasilnya, dan semakin bernilai mahal harganya. Di dalam kehidupan, kita juga sering mengalami tekanan yang sesungguhnya menjadi bagian dalam proses pembentukan diri kita.

Pemahaman

  • Ayat 1-2               : Mengapa pemazmur melayangkan matanya kepada Tuhan?
  • Ayat 3-4               : Mengapa pemazmur memohon belas kasih Tuhan?

Melayangkan atau mengarahkan pandangan ke langit adalah cara yang umum bagi bangsa Israel untuk menunjukkan bahwa mereka sedang berkomunikasi dengan Tuhan. Dalam Mazmur 123, pemazmur juga melakukan hal yang sama. Ia mengarahkan dirinya kepada Tuhan yang bersemayam di sorga. Dari seruan pemazmur di bagian awal ini, kita dapat melihat rasa hormat yang tinggi kepada Tuhan yang berdaulat atas seluruh hidup manusia. Rasa hormat ini kemudian ia kembangkan melalui kiasan mengenai hamba laki-laki dan perempuan terhadap tuan dan nyonyanya. Seorang hamba harus senantiasa siap sedia menanti perintah tuannya, dan menanggapi dengan cepat apa yang menjadi perintah tuannya itu. Seorang hamba juga harus mampu mengantisipasi apa yang menjadi kehendak tuannya. Melalui kiasan ini, pemazmur menekankan pentingnya ketergantungan kepada Tuhan dan melakukan apa yang benar di mata Tuhan.

Gambaran mengenai sikap pemazmur kemudian disusul dengan doa yang berisikan kerinduan pemazmur akan belas kasih atau kemurahan hati Tuhan terhadap hidupnya melalui anugerah yang dapat ia rasakan. Hal ini dapat dilihat dari dua kali perkataan pemazmur “kasihanilah kami”. Kemurahan hati atau belas kasih Tuhan adalah tanda kasih Tuhan kepada umat-Nya. Pemazmur membawa segala pergumulannya dan bangsanya ke dalam doa kepada Tuhan yang berkuasa penuh atas kehidupan mereka.

Pemazmur memberikan gambaran kehidupannya bahwa ia sedang berada dalam keresahan karena berbagai tekanan yang datang dari kehidupan sekitarnya. Ia merasakan bahwa hidupnya dihina dan diolok-olok oleh orang lain. Akan tetapi, pemazmur tetap mengarahkan pandangannya kepada Tuhan. Ketika mata pemazmur tetap diarahkan kepada Tuhan, maka segala tantangan dan rintangan tidak akan mengalahkan kerinduan untuk selalu setia dan berkarya bagi Tuhan. Itulah bentuk komitmen yang dapat dilakukan oleh pemazmur di dalam kondisi hidup yang penuh dengan tekanan.

Refleksi
Masalah yang sedang kita hadapi sering membuat pandangan kita tidak lagi terfokus kepada Tuhan, tetapi kita justru fokus pada masalah yang ada. Dengan demikian, masalah-masalah yang ada pada akhirnya membuat kita mengalami tekanan hidup. Masalah tidak kunjung selesai tetapi malah bertambah berat. Masalah yang kecil tetapi semakin bertambah besar.

Jika kita sedang dalam kondisi hidup yang penuh dengan tekanan, maka kita juga harus semakin mengarahkan pandangan kita kepada Tuhan. Kita diajak untuk meneladani pemazmur yang mampu mengarahkan pandangannya kepada Tuhan walaupun sedang ada dalam tekanan hidup. Mengarahkan atau melayangkan pandangan kita kepada Tuhan juga menunjukkan bahwa kita rindu untuk merasakan sapaan anugerah-Nya. Dengan anugerah yang Ia berikan berupa penyertaan, tuntunan, dan kasih sayang-Nya yang selalu hadir di setiap aspek kehidupan, membuat kita semakin mampu berkarya dan menghadapi setiap masalah dengan cara yang tepat dan membuat hidup kita semakin hari semakin terarah kepada-Nya. 

Tekadku
Tuhan, ajarlah kami untuk selalu mengarahkan pandangan kami kepada setiap maksud-Mu. Biarlah setiap proses kehidupan akan membentuk kami menjadi pribadi yang semakin hari semakin lebih baik dan berkenan kepada-Mu.

Tindakanku
Saya akan merenungkan karya Tuhan yang sudah terjadi dalam hidup saya, terkhusus ketika Ia menolong saya menghadapi situasi-situasi yang sulit di tengah kehidupan agar saya semakin yakin dan percaya bahwa Ia akan selalu menolong kehidupan saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»