suplemenGKI.com

Jumat, 2 April 2021

01/04/2021

Kemenangan yang Sejati

Mazmur 22

Pengantar

Hari ini kita merayakan Jumat Agung, hari dimana kita mengenang pengorbanan Kristus di kayu salib. Karena itu kita akan merenungkan Mazmur 22, sebuah mazmur mesianik (Mazmur yang berisi nubuat tentang mesias).

Pemahaman

-   Ada berapa nubuat tentang Mesias yang ada di dalam Mazmur 22 ini?

-   Apakah makna nubuat-nubuat tersebut bagi Saudara?

Mazmur 22 adalah mazmur mesianik yang sangat terkenal. Sebab Mazmur 22 ini merupakan mazmur yang paling banyak berbicara tentang Mesias, yaitu Kristus. Tercatat ada delapan nubuat tentang Mesias yang ada di dalam Mazmur 22 ini. Dan yang menarik adalah hanya satu dari delapan nubuatan tersebut yang berkaitan dengan kelahiran Kristus, yaitu ayat 11 yang dihubungkan dengan Lukas 1:31-32. Sedangkan tujuh lainnya berkaitan dengan penyaliban Kristus, yaitu: [1] Mesias menjadi cela bagi manusia, dihina oleh orang banyak (ay 7), yang digenapi dalam Markus 15:31-32; [2] semua yang melihat Mesias akan mengolok- olok, mencibirkan bibirnya, menggelengkan kepalanya (ay. 8), yang digenapi dalam Matius 27: :39; bnd. Mark 15:29; [3] Mesias akan dikatai: “Ia menyerah kepada TUHAN; biarlah Dia yang meluputkannya, biarlah Dia yang melepaskannya! Bukankah Dia berkenan kepadanya?” (ay. 9), yang digenapi dalam Matius 27:43; [4] Lidah-Nya melekat pada langit-langit mulut-Nya (ay. 16; bnd. Maz. 69:22), yang digenapi dalam Yohanes 19:28; [5] tangan dan kaki-Nya akan ditusuk (ay. 17), yang digenapi dalam Markus 15:24; [6] segala tulangku dapat dihitung, yang menandakan tulangnya tidak ada yang patah (bnd. Maz. 34:21), dan orang banyak akan menonton serta memandangi-Nya (ay. 18), yang digenapi dalam Lukas 23:35 dan Yohanes 19:36; [7] orang akan membagi-bagi pakaian-Nya, dan mereka membuang undi atas jubah-Nya (ay. 19), yang digenapi dalam Matius 27:35 (bnd. Mar. 15:24; Luk. 23:34; Yoh. 19:24).

Melihat kenyataan bahwa kematian Kristus begitu banyak menggenapi Firman Allah yang telah dinubuatkan sebelumnya, maka kita dapat katakan bahwa kehidupan Kristus sampai dengan kematian-Nya hanyalah untuk menggenapi kehendak Allah. Namun jangan sampai salah menyimpulkan dengan menganggap bahwa kalau begitu Yesus bukanlah Allah. Ingat bahwa pada saat itu Yesus sedang berinkarnasi menjadi manusia yang menyerahkan seluruh hak ke-Allah-an-Nya ke dalam tangan Allah Bapa (Filp. 2:5-11). Dengan demikian kita dapat mengatakan bahwa sebagai manusia, Kristus telah menggenapi kehendak Allah di dalam seluruh hidup dan mati-Nya. Ini adalah kemenangan yang sejati di dalam hidup.

Refleksi

Apa yang ingin kita raih di dalam dunia ini, sehingga kita dapat menganggap diri sebagai seorang pemenang dalam hidup ini? Apakah menikah dengan orang yang begitu kita dambakan? Atau mengumpulkan harta sebanyak yang kita mimpikan? Atau meraih prestasi yang sangat kita cita-citakan? Perenungan kita hari ini mengajarkan kita bahwa kemenangan yang sejati adalah menggenapkan kehendak Allah di dalam kehidupan kita.

Tekad

Doa: Bapa surgawi tolong saya untuk senantiasa dapat mengenal kehendak-Mu serta menggenapkannya di dalam kehidupanku. Amin.

Tindakan:

Saya akan mengingat dan melakukan kehendak Allah sepanjang hari ini.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«