suplemenGKI.com

Jum,at, 19 Mei 2017

18/05/2017

I Petrus 3 : 16 – 21

Karya Penyelamatan Kristus

 

PENGANTAR
Persoalan manusia yang terus menerus dan turun temurun dari nenek moyang kita sampai sekarang yang tidak pernah selesai adalah masalah dosa. Dosa bagaikan penyakit kronis yang menular yang siap memusnahkan setiap orang yang terjangkit. Tidak ada jalan keluar dari persoalan dosa manusia tersebut. Dosa itulah yang mengganggu dan memutuskan/merusakkan hubungan antara manusia dengan Tuhan. Sekalipun manusia mencoba dan berusaha membangun kembali hubungan dengan Tuhan yang telah rusak tersebut,dengan berbagai macam ritual dan ibadah, hubungan tersebut tidak dapat dipulihkan. Hanya melalui kematian Yesus Kristus diatas kayu salib yang dapat memulihkan hubungan yang telah rusak antara Allah dan manusia.

PEMAHAMAN

  1. Apakah yang ingin di ungkapkan Petrus melalui karya Agung Yesus Kristus ? ( ayat 17-18 )
  2. Apa makna dari pesan Petrus yang mengatakan, “di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan injil kepada roh-roh yang didalam penjara” ? ( ayat 19 – 22 )

Dalam ayat 18 Petrus ingin menjelaskan tentang karya agung Yesus Kristus melalui kematian-Nya di atas kayu salib. Bahwa Kristus telah mati sekali untuk segala dosa manusia. Kristus menyerahkan diri-Nya sebagai kurban karena dosa-dosa kita. Pada waktu itu jika umat berdosa maka ia harus mempersembahkan kurban penebus dosa di Bait Suci melalui perantara imam. Yesus Kristus adalah imam Besar yang sempurnah yang mempersembahkan diri-Nya sebagai kurban karena dosa-dosa kita. ( Ibr. 5 : 1, 3 ). Dia telah mempersembahkan diri-Nya untuk memulihkan hubungan yang telah rusak antara manusia dengan Allah. Hal itudilakukan Kristus agar Dia dapat membawa kita kepada Allah. Karena melalui Kristus kita memiliki jalan masuk pada kasih karunia yaitu Allah Bapa kita. ( Roma 5 : 2 ; Ef 2 : 18 )

Karya agung Yesus Kristus melalui kematian-Nya diatas kayu salib telah membuka jalan keselamatan bagi umat manusia yang percaya kepada-Nya. Ini merupakan kemenangan Kristus atas kuasa maut, dan kemenangan itu harus diberitakan.  Dalam ayat 19 dinyatakan bahwa Yesus memberitakan injil kepada roh-roh yang ada di dalam penjara ( dunia orang mati/hades ). Di sini kita dapat melihat karya Kristus dalam bingkai kemenangan-Nya yang sempurna. Dan Yesus memberitakan hal itu dalam kerajaan maut. Selain ingin memproklamirkan kemenangan-Nya, Yesus Kristus juga memberitakan penghukuman kepada orang-orang yang tidak percaya kepada-Nya dan kepada para malaikat yang berdosa. Dari sini kita dapat menarik kesimpulan bahwa Yesus Kristus telah mati untuk menebus dosa kita maka kita harus hidup di dalam ketaatan yang penuh kepada Dia. Hal ini sekaligus memperingatkan kita agar kita hidup berpaut kepada-Nya. Bagaimana dengan saudara ?

REFLEKSI
Mari kita merenungkan : Yesus Kristus rela mati di kayu salib untuk menebus dosa kita, sehingga melalui Kristus kita beroleh jalan masuk kepada Allah. Apakah yang dapat saudara lakukan sebagai wujud syukur kepada Yesus Kristus ?

TEKADKU
Ya Tuhan Yesus Kristus, saya bersyukur kepada-Mu, Engkau telah menebus dosa-dosaku. Sekarang saya menjadi milik-Mu, biarlah saya dapat mengabdi kepada-Mu.

TINDAKANKU
Saya akan belajar taat melakukan kehendak Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»