suplemenGKI.com

Lukas 13:31-35

DIANCAM & DITOLAK, SIAPA TAKUT?

 

PENGANTAR
Segera sesudah terlibat dalam pelayanan, kita akan langsung dihadapkan dengan berbagai hambatan. Salah satu bentuknya adalah ancaman dari orang-orang yang ingin menghentikan pelayanan kita. Bentuk lainnya, yang lebih sering kita jumpai dan alami, adalah penolakan dari orang-orang yang hendak kita layani. Ancaman dan penolakan, yang disampaikan dengan cara yang keras maupun halus, dapat mematahkan semangat pelayanan kita. Ancaman dan penolakan juga dialami oleh Yesus, Tuhan kita. Bagaimana Yesus menghadapinya?

PEMAHAMAN
Ay. 31-33     Mengapa orang-orang Farisi ini menyuruh Yesus pergi dari Yerusalem? Bagaimana Yesus menanggapi ancaman tersebut? Apa yang Anda pelajari tentang sikap Yesus?

Ay. 34-36     Apa yang Yesus keluhkan mengenai Yerusalem? Apa hubungannya dengan pelayanan Yesus sendiri? Bagaimana sikap Yesus menghadapi penolakan mereka?

Ada banyak alasan bagi orang-orang Farisi untuk menyuruh Yesus pergi dari Yerusalem. Mungkin memang benar bahwa mereka mendengar rencana Herodes untuk membunuh Yesus. Atau, mungkin justru mereka sendiri yang menghendaki Yesus pergi dari Yerusalem. Mereka berharap bahwa Yesus akan takut mendengar ancaman tersebut dan segera meninggalkan Yerusalem. Yerusalem adalah jantung kehidupan orang-orang Yahudi, khususnya kehidupan spiritual mereka. Orang-orang Farisi itu tentu tidak ingin wilayah kerja mereka diganggu oleh kedatangan Yesus.

Bagaimana Yesus menanggapi ancaman tersebut? Yesus menolak meninggalkan Yerusalem. Yesus sudah merencanakan perjalanan misi-Nya ke Yerusalem dan siap menghadapi semua risiko yang harus ditanggung-Nya untuk menyelesaikan misi tersebut. Ancaman kematian tidak membuat Yesus membatalkan niat-Nya untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di Yerusalem.

Namun, ancaman kematian bukanlah satu-satunya harga yang harus dibayar Yesus. Masih ada hal lain yang harus dihadapi Yesus, yaitu penolakan oleh orang-orang Yerusalem sendiri. Sikap orang-orang Yerusalem terhadap nabi-nabi yang diutus Tuhan sudah tercatat dalam sejarah. Dan, hal yang sama juga akan dihadapi oleh Yesus. Namun, Yesus tetap melayani mereka dengan setia dan penuh kasih. Yesus tahu bahwa suatu saat nanti mereka akan membuka hati mereka dan menyambut sang Mesias dengan berkata, “Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan.”

REFLEKSI
Ancaman dan penolakan tidak dapat menghentikan Yesus untuk menyelesaikan misi-Nya. Bagaimana dengan Anda? Hal apakah yang pernah membuat Anda mundur dari pelayanan?

TEKADKU
Tuhan, tolonglah aku untuk mengerjakan pelayanan yang Kau percayakan kepadaku dengan setia. Berikan aku hikmat, kesabaran, dan ketekunan untuk mengatasi berbagai tantangan yang harus kuhadapi.

TINDAKANKU
Di sepanjang tahun 2016, dalam setiap kesempatan pelayanan yang dipercayakan Tuhan kepadaku, aku akan mempersiapkan diriku dengan lebih baik.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«