suplemenGKI.com

Jumat, 19 April 2019

18/04/2019

BANGKITKAN KEKUDUSAN & KEMURNIAN

I Korintus 5:6-8

 

Pengantar
Peran ragi dalam pembuatan roti sangatlah penting. Ragi mudah merasuk dan membuat adonan roti mengembang. Manakah yang lebih enak, roti yang mengandung ragi ataukah roti tak beragi? Rasanya ragi juga membuat rasa roti menjadi lebih enak. Lalu mengapa Paulus menggunakan ilustrasi membuang ragi lama dari adonan?  Marilah kita mendulang makna dari  bacaan Alkitab hari ini.

Pemahaman

  • Ayat 6-7 : Apakah yang dimaksud dengan ragi yang lama?
  • Ayat 8     : Apakah yang dimaksud dengan pesta roti tak beragi?

Pada permulaan perayaan Paskah orang Yahudi mengeluarkan segala sesuatu yang beragi dari dalam rumahnya (Kel 12:5) lalu anak domba Paskah disembelih  (Kel 12:6) dan orang mulai makan roti tidak beragi (Kel 12:18-20). Dalam Alkitab, ragi (yang menghasilkan fermentasi) adalah suatu lambang dari apa yang meresap ke seluruh bagian dan merusak kebenaran, keadilan dan hidup rohani (Gal 5:7-9). Dalam ayat-ayat ini Paulus membandingkan ragi dengan proses di mana secara perlahan-lahan dosa dan kejahatan akan tersebar ke dalam masyarakat Kristen sampai banyak orang dirusak olehnya.

Paulus memberikan ilustrasi ragi sebab ada kondisi jemaat di Korintus yang sangat memprihatinkan! Dosa merasuk dalam kehidupan jemaat bagaikan ragi yang telah merasuk dalam adonan roti. Ada di antara warga jemaat itu yang melakukan dosa memalukan yaitu berzinah dengan ibu tiri sendiri. Para pelakunya memang menyebut diri orang Kristen dan anggota jemaat, tetapi pasti mereka tidak mengasihi Tuhan dan jemaat-Nya. Perbuatan yang merusak kesaksian dan melemahkan iman jemaat itu tentu tidak dilakukan orang yang sungguh mengasihi Tuhan. Paulus sangat terpukul oleh kebobrokan tersebut, namun jemaat Korintus sendiri malah berbangga (ayat 2). Mereka bangga karena menganggap bahwa sikap menerima orang-orang yang melakukan percabulan dalam persekutuan sebagai suatu kemajuan. Bangga akan dosa adalah suatu kemunduran. Seharusnya jemaat berdukacita dan bertindak!

Basmi Dosa! Bila dibiarkan, dosa akan seperti ragi yang berpengaruh cepat ke seluruh jemaat. Dosa bukan hanya membinasakan pelakunya tetapi seluruh jemaat juga akan tercemar. Mereka akan terbiasa dengan dosa sehingga akhirnya tidak takut lagi berbuat dosa. Karena itu dosa harus dibenci, orang yang berdosa harus didisiplinkan.

Paulus memotivasi jemaat untuk hidup kudus dan benar dengan mengingatkan mereka akan korban Kristus sebagai Anak Domba Paskah yang sesungguhnya melenyapkan ragi yang lama (dosa) dan memungkinkan suatu hidup yang murni dan benar, yang dilambangkan oleh roti tak beragi.

Sesungguhnya spirit kebangkitan Kristus memampukan setiap orang percaya untuk bangkit dari kehidupan lama yang penuh dosa dan menjalani hidup baru sebagai roti tak beragi, yang murni, tak bercacat cela. Namun pada kenyataannya memang tidak mudah untuk bangkit hidup kudus dan benar.  Syukurlah Kristus bangkit dan akan membangkitkan kita dari kubur dosa yang membusukkan  kehidupan ini.  Proses bangkit menjadi murid Kristus yang hidup murni  hanya mungkin terjadi bila kita menyerahkan diri untuk dibangkitkan oleh Kristus, Sang Anak.

Refleksi
Sudah berapa kali Anda merayakan Paskah? Setiap kali kita merayakan Paskah berarti kita bukan hanya merayakan kebangkitan Kristus tapi juga kebangkitan kita dari dosa. Apakah dalam perayaan Paskah tahun ini, hidup Anda makin kudus dan murni?

Tekadku
Ya Tuhan, bangkitkanlah aku dari kubur dosa yang mengotoriku. Mampukanlah aku menumbuhkan kehidupan yang murni dan kudus seturut kehidupan-Mu.

Tindakanku
Aku akan merayakan Paskah bukan hanya dengan bersorak “ Kristus bangkit ! Halleluya!”  tapi dengan semangat bangkit dari kotornya dosa. Aku akan menolak keinginan dan ajakan untuk berbuat dosa walau itu tak mudah.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«