suplemenGKI.com

Jumat, 18 Juni 2021

17/06/2021

Bermegah Dalam Salib

Galatia 6:11-18

 

Pengantar
                Sudah menjadi kodrat manusia, untuk selalu membanggakan apa yang dimiliki secara lahiriah, apa yang dapat dilihat oleh orang lain sering kali ditonjolkan oleh manusia. Mulai dari harta, kedudukan dan bahkan pencapaian-pencapaian yang dianggap “prestasi”. Bahkan tanpa disadari memegahkan diri dalam kehidupan rohanipun juga terjadi. Bagaimana Paulus menanggapi hal ini? 

Pemahaman
Ay 11, Apa yang sedang Paulus ceritakan tentang dirinya?
Ay 12-13, Apa yang sedang terjadi di jemaat Galatia?
Ay 14, Apa yang Paulus katakan bermegah?
Ay 15, Apa yang menurut Paulus lebih penting dari sekedar kemegahan lahiriah?
Ay 16-18, Apa yang Paulus himbau untuk jemaat di Galatia?

Paulus menceritakan keadaan dan kondisi fisiknya yang merosot, Paulus sendirilah yang menulis bagian ini dengan huruf yang besar-besar karena penglihatannya mulai kabur atau kurang jelas. Paulus menyadari ada banyak orang yang berusaha untuk menonjolkan dirinya dengan “tanda-tanda” yang dimilikinya.

Sebagian orang Yahudi yang masih menganggap bahwa sunat itu adalah tanda perjanjian umat dengan Tuhan, maka mereka mengajarkan bahwa orang yang percaya harus disunat juga. Paulus dengan jelas menyatakan bahwa banyak mereka yang bersunat namun tidak menjaga dan memelihara hukum Taurat. Mereka menggunakan sunat hanya untuk membanggakan diri sebagai umat pilihan Allah. Paulus menyatakan mereka ini hanya membanggakan apa yang menjadi tanda secara lahiriah saja.

Paulus dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak mau bermegah demi apapun juga selain di dalam Kristus. Paulus menyadari betul bahwa dia dulu pernah juga bermegah untuk hal-hal yang lahiriah, namun setelah mengenal salib Kristus, hal-hal membanggakan yang bersifat lahiriah telah ditinggalkan oleh Paulus. Paulus lebih berkonsentrasi untuk memberitakan salib Kristus.

Paulus juga menyatakan bersunat atau tidak bersunat tidak ada artinya, namun menjadi ciptaan baru di dalam Kristus itu jauh lebih penting dan berharga dimata Tuhan.

Paulus ingin mengingatkan jemaat di Galatia jangan sampai mengejar hal-hal yang lahiriah saja, sehingga mereka berlomba memegahkan dirinya sendiri. Paulus mengajak jemaat Galatia untuk terus menerus memperbaharui hidup mereka sebagai ciptaan yang baru. Hal-hal yang berkaitan dengan manusia lama harus ditanggalkannya. Paulus mengajak jemaat Galatia untuk bermegah dalam salib Kristus dan untuk hidup dalam damai bersama Kristus. 

Refleksi
Ambil beberapa menit untuk merenungkan: Apa yang saya banggakan dalam hidup ini? Pernahkah Kristus saya junjung tinggi dalam hidup saya?

Tekadku
Ya Tuhan, karena banyaknya orang yang berlomba-lomba membanggakan apa yang mereka miliki, tanpa saya sadari, saya juga larut di dalamnya. Ampunilah saya ya Tuhan. Demi Kristus saya berdoa. Amin 

Tindakanku
Hari ini saya menyadari bahwa saya mesti bangga dengan Kristus yang hidup dalam hidup saya dan saya mau bersaksi kepada teman yang saya jumpai hari ini.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«