suplemenGKI.com

1Korintus 12:1-3

 

“Roh Kudus Menolong Umat Menyatakan Kasih Allah Bagi Sesama”

Pengantar:
            Seorang pemuda desa lulusan sarjana, melamar pekerjaan secara online di sebuah perusahaan besar di sebuah kota. Perusahaan tersebut meresponi lamaran pemuda tersebut dan mengundangnya untuk wawancara. Karena dia kesulitan menemukan alamat perusahaan tersebut, maka ia minta tolong seorang bapak yang dijumpainya di kota itu untuk mengantarnya ke perusahaan tersebut. Sebuah kalimat yang diucapkan oleh bapak tersebut adalah “nak nanti kalau sudah berhasil jangan lupa dengan saya ya” Singkat cerita, pemuda itu dalam waktu yang tidak terlalu lama menjadi orang yang berhasil sehingga sukup terkenal di kota tersebut, termasuk si bapak yang mengantarnya. Bapak tersebut datang ke kantor pemuda itu dan berkata “berkat saya yang mengantar kamu ke perusahaan ini sehingga kamu menjadi sukses seperti ini, sekarang giliran kamu menolong saya” Si pemuda bingung dan kaget, karena dia juga sudah lupa. Tetapi dia mengambil dompet dan memberi beberapa ratus ribu kepada bapak tersebut. Rupanya bapak itu mengharapkan yang lebih sehingga ia marah-marah dan menganggap pemuda itu tidak tahu balas budi. Saudara, kita dipanggil untuk mengenal Kristus adalah karena pekerjaan Roh Kudus, bagaimana kita menyatakan kasih kepada Roh Kudus?

Pemahaman:

  1. Apakah maksud penulis di ayat 1-3?
  2. Bagaimana kita menghayati pernyataan penulis dari ayat 4-10?
  3. Atas kehendak siapakah setiap umat memiliki karunia masing-masing? (v.11)

Roh Kudus dicurahkan kepada umat bukan untuk memegahkan diri atas setiap karunia itu, tetapi untuk menyatakan kuasa Allah (v. 3) Melalui Roh Kudus umat percaya dapat memperoleh bermacam-macam karunia rohani yang semuanya harus menjadi kesaksian akan kuasa Allah dan bukan untuk meninggikan diri. Setiap orang percaya pasti diberi karunia oleh Tuhan, walaupun satu sama lain berbeda-beda, tetapi semuanya penting dan berguna bagi pembangnan tubuh Kristus. Untuk itu setiap orang percaya dipanggil untuk mengembangkan karunianya semaksimal mungkin agar kebutuhan pembangunan tubuh Kristus/gereja-Nya dapat terpenuhi. dan semuanya harus dikembalikan untuk kebesaran dan kemuliaan Tuhan Kristus Sang kepala Gereja.

Refleksi:
Mari merenung sejenak. Pernahkah saudara menyadari bahwa saudara memiliki karunia Roh Kudus! Sudahkah saudara mengembangkannya secara maksimal dalam pelayanan saudara?

Tekad:
Ya Tuhan saya bersyukur untuk karunia yang Engkau berikan, saya bertekad untuk mengembangkannya secara maksimal demi pembangunan tubuh Kristus.

Tindakkan:
Saya akan belajar mengembangkan dengan maksimal setiap karunia yang Tuhan berikan kepada saya, agar orang lain mengalami berkat Tuhan melalui hidup saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«