suplemenGKI.com

1Tesalonika 1:1-5.

 

Kerja Keras Yang Berbuah Manis

Pengantar:
Baru-baru ini atlet bulutangkis Indonesia khususnya ganda putri yaitu Greysia Polii dan Nitya Krishinda Maheswari menjuarai medali emas Asian Games 2014 di Incheon Korea selatan. Salah satu ungkapan dari ke duanya adalah, Akhirnya kerja keras selama bertahun-tahun belajar kini membuahkan hasil yang manis dan membanggakan. Kira-kira demikian pula perasaan yang dialami Paulus, Silwanus dan Timotius ketika melihat pertumbuhan iman, kasih dan pengharapan jemaat di Tesalonika kepada Tuhan. Setelah melayani, memberitakan Injil dengan tidak kenal lelah akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan.

Pemahaman:

  1. Apa makna pernyataan Paulus dalam ayat. 2-3 terkait dengan pertumbuhan iman, kasih dan pengharapan jemaat Tesalonika?
  2. Apa pula makna pernyataan Paulus dalam ayat 4-5, terkait dengan perjuangan pelayanan pekabaran Injil di Tesalonika.

Menjadi percaya kepada Kristus memang harus diakui bukan sesuatu yang mudah
bagi seseorang, karena untuk menjadi percaya Kristus saja jika bukan karena kuasa Roh Kudus itu sesuatu yang tidak mungkin (band. 1Kor 12:3) Maka sangat beralasan Paulus mengucap syukur ketika melihat iman, kasih dan pengharapan jemaat Tesalonika boleh bertumbuh di dalam Tuhan Yesus. Ungkapan “menyebut kamu dalam doa kami” menunjukan bahwa memang tidak mudah bagi jemaat Tesalonika untuk bertumbuh, perlu dukungan doa yang terus-menerus. Dan tentu harus dibarengi oleh perjuangan dari jemaat Tesalonika juga. Jadi Paulus hendak menyatakan bahwa kuasa Roh Kudus dan respons umat Tuhan  itu tidak bisa dipisahkan dalam rangka pertumbuhan iman, kasih dan pengharapan kepada Tuhan.

Mengingat bahwa yang sanggup menumbuhkan iman, kasih dan pengharapan orang atau jemaat kepada Tuhan itu adalah pekerjaan dan kuasa Roh Kudus, maka Paulus dengan jelas mengatakan bahwa “Ia yang telah memilih kamu” Hal itu dimaksudkan agar jangan sampai baik pihak Paulus dan teman-temannya demikian juga jemaat di Tesalonika menganggap bahwa kemajuan iman, kasih dan pengharapan seseorang atau jemaat adalah karena kehebatan manusia, tetapi semata-mata karena Tuhan yang memilih atau mengerjakan kemajuan itu di dalam seseorang atau jemaatNya. Kerja keras manusia itu adalah instrumen Allah untuk menumbuhkan iman, kasih dan pengharapan kepada Tuhan.

Refleksi:
Renungkan sejenak. Apakah kita sudah mengalami kemajuan iman, kasih dan pengharapan kepada Tuhan? Ingatlah itu semua karena pekerjaan Roh Kudus.

Tekad:
Tuhan, tolonglah agar aku dari hari ke hari boleh mengalami kemajuan iman, kasih dan pengharapan kepadaMu melalui pelayanan saudara-saudaraku.

Tindakan:
Aku akan berdoa dan bekerja keras agar melalui aku Tuhan bekerja untuk memajukan iman, kasih dan pengharapan sesamaku kepada Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«