suplemenGKI.com

1 Tesalonika 5:1-6

Persiapan Menyambut Kedatangan Kristus Ke dua Kali

Pengantar
            Istilah “persiapan” merupakan hal yang penting dalam kehidupan manusia. Ketika kita akan: menghadapi, melakukan, menjalani dan menerima segala sesuatu selalu diawali dengan persiapan, karena persiapan merupakan bentuk keseriusan, kemantapan dan sikap yang baik untuk apapun yang ada di hadapan kita. Mungkin anda masih ingat bagaimana mempersiapkan diri ketika menyambut hari pernikahan anda (bagi yang sudah menikah). Tentu anda mempersiapkannya dengan sangat baik, teliti dan sempurna bukan? Nah bagaimana dengan persiapan anda menyambut kedatangan Kristus ke dua kali kelak!

Pemahaman

  1. Bagaimanakah pemahaman jemaat Tesalonika tentang kedatangan Kristus? (v. 1-3)
  2. Apa nasihat Paulus kepada jemaat Tesalonika dalam menanti kedatangan Kristus? (v. 3-6)

Situasi jemaat Tesalonika terkait dengan berita kedatangan Kristus ke dua kali (Parousia) adalah, ada orang-orang yang merasa terganggu dengan soal kedatangan Kristus yang ke dua, karena mereka kuatir tentang nasib saudara-saudara mereka yang telah meninggal itu tidak turut diangkat ke surga pada saat kedatangan Yesus. Hal lain, mereka juga takut terhadap hari penghakiman yang akan datang. Itulah sebabnya Paulus menasihati  supaya mereka bersikap sebagaimana orang-orang yang percaya kepada Tuhan (1Tes 4:13-18) Selain itu, rasa ingin tahu akan kedatangan Kristus juga sangat kuat, sehingga terkadang mereka bertanya tentang kapan terjadinya parousia itu (band 1Tes 3:11). Itulah sebabnya Paulus merasa perlu untuk mengingatkan mereka bahwa sebetulnya mereka sudah diingatkan bahwa kedatangan Kristus ke dua kali itu adalah rahasia Allah (1Tes 5:2)

Hal yang terpenting bagi jemaat Tesalonika dalam menanti kedatangan Kristus adalah: Jangan bersikap seperti orang-orang yang tidak percaya, yang mengira semua akan damai dan aman, sehingga tidak mempersiapkan diri, tetapi malah hidup dalam keduniawian mengabaikan spiritualitas.  Mereka yang tidak mempersiapkan diri pasti akan mengalami kejutan yang menakutkan, iabarat perempuan sakit bersalin. Paulus menasihatkan, agar di dalam menanti kedatangan Kristus, jadilah seperti anak-anak siang yang hidup dalam terang kebenaran Tuhan dan selalu berjaga-jaga. Sebuah ungkapan untuk selalu sadar dan tidak terjebak pada hidup duniawi yang menina bobok. Bagaimana dengan kita, apakah yang anda lakukan dalam rangka mempersiapkan diri menyambut kedatangan Kristus ke dua kali!

Refleksi
Mari kita merenung sejenak dan bertanya: bagaimanakah hidup kita sekarang, sudahkah kita mempersiapkan diri dengan benar untuk menyambut kedatangan Kristus ke dua kalinya?

Tekad
Ya Tuhan, selama ini saya memang sudah Kristen, tetapi hidup saya masih dalam jebakan duniawi yang membuat saya tidak mampu mempersiapkan diri dengan benar menyambut kedatangan-Mu yang ke dua kalinya, tolonglah saya ya Tuhan untuk lepas dari jerat duniawi.

Tindakkan
Belajar mengutamakan hidup benar dalam relasi yang benar dengan Tuhan dan sesama.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*