suplemenGKI.com

KELUARGA  YANG BERSAKSI

I TIMOTIUS 2:5-7

 

Pengantar
Kemarin kita merenungkan tentang betapa pentingnya mendoakan karya kesaksian pemberitaan kabar baik ( Injil ) di dunia.  Hari ini kita akan melihat tugas panggilan kita untuk bersaksi. Mengapa  kita perlu bersaksi? Marilah kita merenungkannya.

Pemahaman

  • Ayat 5 -6 : Apakah isi kesaksian yang perlu disampaikan kepada dunia?
  • Ayat 7      : Untuk apakah Paulus menjadi rasul ?

Rasul Paulus meminta Timotius dan kita semua untuk mendoakan semua orang. Doa ini merupakan aplikasi dari prinsip bahwa Injil ditujukan bagi semua manusia (ayat6). Dan kita pun dipanggil untuk menjadi saksi-saksi Injil KRISTUS. Paulus menegaskan pentingnya kita menyadari bahwa TUHAN menghendaki semua orang  diselamatkan. Untuk itulah kita dipanggil menjadi pemberita Injil.

Dalam ayat 7, Paulus juga menegaskan bahwa sebagai pemberita Injil dan rasul, diadipanggil untuk mempersaksikan kabar baik tentang keselamatan yang dibawa KRISTUS melalui perkataan dalam iman dan kebenaran. Maka selain mendoakan pelayanan pekabaran Injil, kita juga perlu menerjemahkan doa dalam perkataan dan perbuatan sehari-hari yang memberikesaksian bahwa YESUS KRISTUS adalah Juruselamat dan TUHAN.

Dalam pertemuan missionaries sedunia, seorang wakil dari Afrika Tengah berbicara; “Jika kami ingin mewartakan amanat KRISTUS ke suatu desa, kami tidak mengirim kepada mereka seorang pengkhotbah atau buku-buku. Kami memilih keluarga-keluarga Kristen yang baik untuk pergi dan tinggal di tengah mereka. Teladan kekristenan merekalah niscayaakan mengubah desa itu”. Percakapan pertemuan missionaries itu bukan mau mengatakan bahwa seorang pengkhotbah tidak dipanggil dan diutus TUHAN, atau buku-buku tidak penting. Yang mau dikatakan melalui fakta yang terjadi adalah; bahwa keluarga-keluarga itu tidak perlu mendatangi orang-orang untuk berkhotbah, mengutip ayat-ayat alkitab atau mengajak orang-orang menjadi Kristen, mereka tidak perlu menggelar kebangunan rohani dengan khotbah yang dasyat yang dipenuhi dengan begitu banyak kesaksian serta segala jenis mujizat penyembuhan dan lain-lain. Namun melalui percakapan sehari-hari dan teladan hidup sehari-hari mereka bersaksi. Sesungguhnya perkataan bisa menggerakkan dan teladan bisa membangun iman. Melalui hidup yang benar dan berkenan kepada Allah dalam aktifitas mereka sehari-hari bersama-sama penduduk asli setempat ternyata sangat efisien dan efektif untuk merubah pola hidup dan kehidupan penduduk setempat.

Refleksi
Apakah selama ini keluargaku telah menjadi keluarga yang mempersaksikan KRISTUS dan karya keselamatan-Nya? Apakah perkataan dan teladan hidup keluargaku menjadi berkat bagi tetangga sekitar?

Tekadku
Ya TUHAN, mampukanlah aku membangun keluarga yang bersaksi tentang KRISTUS dan karya-Nya. Mampukanlah keluarga kami untuk menjadi pekabar Injil dalam kehidupan sehari-hari.

Tindakanku
Aku akan menerjemahkan kalimat doaku dan doa keluargaku dalam perkataan dan tindakan nyata yang menjadi kabar baik bagi setiap orang.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*