suplemenGKI.com

Jumat, 16 Juli 2021

15/07/2021

HADIR BERBEKAL KASIH

Markus 6:30-34

 

PENGANTAR
Kasih adalah kebutuhan setiap orang, baik dalam situasi dan kondisi baik-baik saja apalagi jika terjadi kesulitan.  Maka kehadiran seseorang yang membawa kasih sangat dibutuhkan.  Seseorang yang hadir dengan berbekal atau membawa kasih; maka dia akan selalu bisa melihat kebutuhan, tindakan yang bisa dilakukan dan bagaimana cara melakukannya.  Dia akan berusaha mengesampingkan untuk sementara waktu keinginan dan kebutuhan dirinya sendiri.  Itulah yang Tuhan Yesus ajarkan kepada para murid. Mari kita merenungkan!

PEMAHAMAN

  • Siapa saja orang banyak itu mencari Yesus?  Apa sebabnya? (ayat 33-34)
  • Apa yang Yesus lakukan terhadap orang banyak? (ayat 34)
  • Bagaimana kehadiran kita bagi sesama?  Apakah berbekal kasih?

Setelah sibuk mengajar dan mengadakan mujizat, Tuhan Yesus bersama para murid sangat letih.  Injil Markus mencatat sampai makanpun mereka tidak sempat (ay.11b), karena banyaknya orang yang datang menjumpai-Nya.  Oleh sebab itu, mereka mencari tempat yang sunyi, hendak beristirahat memulihkan kekuatan tubuh sebelum melanjutkan perjalanan.  Namun, keinginan hati Yesus untuk beristirahat segera sirna ketika melihat orang banyak yang datang sangat mengharapkan kehadiran-Nya.  Ayat 33b-34 “segeralah datang orang dari semua kota ke tempat itu … Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak”.  Orang banyak telah menanti kehadiran-Nya.  Mereka datang dari berbagai kota di sekitar Galilea.  Dia tidak peduli siapa saja orang banyak itu.  Dia juga tidak peduli dari mana mereka berasal.  Yang Tuhan Yesus lihat, mereka adalah orang-orang yang membutuhkan sentuhan kasih-Nya.

Siapakah orang banyak itu?  Injil Markus mencatat bahwa “mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala” (ay.34b)Orang banyak yang datang mengikuti-Nya itu membutuhkan tuntunan, arahan dan perlindungan.  Di tengah-tengah kemiskinan, kesulitan dan penderitaan hidup; mereka membutuhkan kasih Sang Mesias, Penolong yang membebaskan.  Bagaimana hati Yesus melihat orang banyak?  Ay.34b “tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka”.  Hati-Nya begitu terenyuh melihat orang banyak ‘haus’ akan pengajaran yang benar dan tindakan yang nyata.  Dia kembali mengajarkan banyak hal, tentang kehidupan dan kehendak Allah kepada orang banyak itu.

Yesus hadir meruntuhkan tembok pemisah antara diri-Nya dengan orang banyak yang menjumpai-Nya.  Dia mengerti kebutuhan orang banyak yang datang kepada-Nya.  Semua berasal dari “tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan”.  Hati yang tergerak, hati yang penuh kasih itulah yang mendasari kehadiran-Nya bagi orang banyak.  Tentu hal ini sangat berbeda dengan kehadiran pemimpin-pemimpin agama saat itu yang tidak berbekal kasih.  Orang banyak merasakan sentuhan yang nyata sebab kehadiran-Nya berbekal dan berlandaskan kasih.

REFLEKSI
Mari merenungkan: kehadiran-Nya berbekal dan berlandaskan kasih sehingga selalu memiliki hati untuk memberi kasih bukan mendapatkan kasih.  Kehadiran-Nya berfokus pada diri orang banyak yang membutuhkan pertolongan, bukan berfokus pada diri-Nya sendiri.

TEKADKU
Tuhan, terimakasih untuk kehadiran kasih-Mu yang selalu nyata dalam hidupku.  Tolonglah agar kami memiliki hati yang penuh kasih seperti yang Engkau miliki. Sehingga dengan berbekal kasih kami mampu hadir memberi kasih bagi sesama.

TINDAKANKU
Dengan berbekal dan berlandaskan kasih, hari ini di tengah-tengah kebutuhanku secara pribadi, aku mau memikirkan untuk menyediakan “sesuatu” yang dibutuhkan sesamaku yang sedang mengalami kesulitan.

 

 

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«